Sukoharjonews.com (Tawangsari) – Keracunan massal terjadi di Dukuh Tambakboyo RT 01/01, Desa Tambakboyo, Tawangsari. Keracunan massal tersebut bermula dari acara malam tirakatan HUT Kemerdekaan RI Ke-74 pada Jumat (16/8) malam. Saat itu, warga menyantap hidangan opor ayam yang diduga jadi penyebab keracunan massal. Warga sendiri mulau merasakan sakit perut, mual-mual, hingga muntah pada Sabtu (17/8) malam sehingga banyak yang memeriksakan diri ke Puskesmas Tawangsari.
“Setelah acara selesai tidak ada masalah karena warga belum merasakan mual dan sakit perut. Baru sehari setelahnya warga mulai merasakannya,” ujar Kepala Desa (Kades) Tambakboyo, Samsul Arifin, Selasa (20/8).
Syamsul membenarkan jika warga yang jadi korban keracunan massal tersebut sekitar 60 orang dengan tingkat keracunan. Pada Sabtu (17/8) malam, ujarnya, warga yang merasakan mual dan sakit perut mulai memeriksakan diri ke Puskesmas Tawangsari. Dari 60-an warga yang jadi korban, sebagian besar hanya rawat jalan dan sekitar 20-an warga terpaksa harus rawat inap.
Baca Juga: Masih 11 Korban Keracunan Dirawat di Puskesmas dan Rumah Sakit
Baca Juga: Kata Kapolsek Soal Keracunan Massal di Tambakboyo
Dari informasi yang berhasil dihimpun, warga yang datang ke Puskesmas dan harus rawat inap tidak bersamaan. Ada yang datang pada Sabtu (17/8), ada juga yang baru datang pada Minggu (18/8). Korban keracunan massal sendiri merata mulai anak-anak hingga orang dewasa. Masakan opor ayam yang disajikan dalam malam tirakatan sendiri merupakan hasil masakan warga sendiri.
Selain di Puskesmas Tawangsari, ada juga warga yang dirawat di sejumlah rumah sakit di Sukoharjo. Antara lain PKU Sukoharjo, RS Nirmala Suri. Saat ini, masig terdapat beberapa warga yang dirawat di tiga lokasi tersebut karena kondisinya belum membaik. (erlano putra)
Tinggalkan Komentar