Konfirmasi Samsung, Fitur-fitur AI Galaxy Ini Akan Tetap Gratis Selamanya

Samsung Galaxy AI. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Samsung akhirnya memberikan klarifikasi seputar masa depan Galaxy AI, rangkaian alat kecerdasan buatannya yang terus berkembang dan dapat ditemukan di ponsel pintar, tablet, dan perangkat wearable Galaxy. Setelah berbulan-bulan berspekulasi tentang apakah fitur-fitur ini pada akhirnya akan berbayar, perusahaan kini telah mengonfirmasi bagian mana dari Galaxy AI yang akan tetap gratis — selamanya.

Dikutip dari Gizmochina, Sabtu (19/7/2025), dalam sebuah pernyataan yang dibagikan kepada Android Police, Samsung mengatakan semua fitur AI yang dikembangkan sendiri dan terpasang di perangkat Galaxy akan tetap gratis selamanya. Alat-alat ini, yang diperkenalkan bersama jajaran Galaxy S24 pada awal 2024, mencakup hal-hal seperti Live Translate, Note Assist, Generative Wallpaper, Audio Eraser, Object Eraser, dan Writing Assist — semuanya dirancang untuk membuat komunikasi, produktivitas, dan pengeditan foto lebih intuitif.

Alat-alat ini terintegrasi secara mendalam ke dalam One UI 7, One UI 8 dan tersedia di model-model yang lebih baru seperti seri Galaxy S25, Z Fold 7, dan Watch 8.

Namun, tidak semuanya dibangun oleh Samsung
Galaxy AI juga memanfaatkan platform Gemini Google untuk beberapa fitur canggih, termasuk tindakan yang diaktifkan suara dan penyuntingan gambar tingkat lanjut. Alat-alat bertenaga Gemini ini gratis untuk saat ini, tetapi mungkin nantinya memerlukan langganan berbayar karena berada di bawah kendali Google.

Paket Gemini Advanced Google sudah menawarkan akses premium ke kemampuan yang lebih canggih — seperti pembuatan video — sebuah tanda bahwa beberapa bagian dari pengalaman Galaxy AI dapat dimonetisasi di masa mendatang.

Gemini Live di Galaxy S24 Ultra
Samsung sebelumnya telah menambahkan pernyataan yang menyatakan bahwa fitur-fitur Galaxy AI akan gratis “hingga akhir tahun 2025,” yang menyebabkan kebingungan di antara pengguna. Sekarang tampaknya pernyataan ini terutama ditujukan untuk mencakup perubahan apa pun yang mungkin dilakukan Google pada layanannya sendiri, bukan Samsung. Dengan lebih dari 400 juta perangkat yang mendukung Galaxy AI yang diperkirakan akan tersedia pada akhir tahun ini, perusahaan tampaknya ingin meyakinkan pengguna bahwa fitur-fitur inti tidak akan hilang — atau akan menjadi berbayar.

Klarifikasi terbaru Samsung memberikan batasan yang jelas: perangkat buatan Samsung akan tetap gratis, sementara layanan AI Google yang lebih canggih pada akhirnya mungkin akan dikenakan biaya. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar