Kemenangan Timnas Atas Kuwait Pecahkan Rekor 42 Tahun

Mark Klok saat merayakan golnya ke gawang Kuwait. (Foto: PSSI)

Sukoharjonews.com – Kemenangan Timnas Indonesia atas Kuwait dalam laga Kualifikasi Piala Asia 2023 ternyata sangat istimewa. Pasalnya, kemenangan tersebut memecahkan rekor selama 42 tahun sejak 19 Oktober 1980. Bahkan, skor pertandingan pun juga sama, 2-1. Selama tanggal tersebut Indonesia belum mampu mengalahkan Kuwait dan bertahan hingga 42 tahun.


Dikutip dari laman PSSI, Kamis (9/6/2022), perjuangan luar biasa Fachruddin Aryanto dan kawan-kawan menaklukkan Kuwait (2-1) di kandangnya sendiri, sangat membanggakan rakyat Indonesia. Jika 42 tahun lalu kemenangan terjadi di Kuala Lumpur, kali ini terjadi di Kuwait City. Di stadion megah kebanggaan rakyat Kuwait yang mulai dibangun pada 2 Juni 2006, yakni Stadion Internasional Jaber Al Ahmad.

Gol dari Mark Klok dan Rahmat Irianto benar-benar membius lebih dari 200 juta rakyat Indonesia yang menyaksikannya langsung di layar televisi. Racikan taktik Shin Tae-yong kali ini menghasilkan kemenangan penting yang ditunggu-tunggu.

Kuwait bukanlah tim sembarangan. Salah-satu yang terbaik di Asia. Bukan hanya karena mereka pernah juara Piala Asia (1980) dan lolos ke Piala Dunia 1982, tapi Kuwait memang “raja” di Teluk Persia (10 kali juara Piala Teluk).

Peringkat Kuwait saat ini (146) tidak sepenuhnya karena prestasi. Namun lebih banyak diakibatkan sanksi FIFA larangan bermain di ajang internasional selama dua tahun (2015-2017) karena adanya “intervensi” pemerintah.

Kemenangan atas Kuwait tersebut tentunya menjadi penyuntik moral para pemain untuk laga berikutnya melawan Yordania pada 11 Juni dan Nepal 14 Juni di tempat yang sama. Juara Grup dan lima runner up terbaik dipastikan akan lolos ke putaran final Piala Asia 2023 mendatang. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.