Kasus Pencurian Honda Brio Merah di Bulu, Pelaku Ternyata Teman Sendiri

Pelaku pencurian mobil Honda Brio merah di Desa Lengking, Bulu berhasil diamankan Polres Sukoharjo beserta barang bukti mobil, Rabu (8/6/2022).

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Kasus pencurian mobil Honda Brio warna merah di Dukuh Lengking RT 002/006, Desa Lengking, Kecamatan Bulu berhasil diungkap Polres Sukoharjo. Teryata, pelaku pencurian adalah teman korban sendiri. Saat ini, pelaku dan barang bukti mobil dengan nopol AD 1015 ZB sudah berhasil diamankan di Mapolres.


“Kasus pencurian ini dilaporkan pada 19 Mei 2022 dimana pencurian terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di rumah korban di Lengking,” jelas Kasatreskrim Polres Sukoharjo, AKP Teguh Prasetyo, Rabu (8/6/2022).

Korban pencurian tersebut adalah Nuning Pratiwi, 41, dimana pelakunya sendiri adalah teman suami korban. Pelaku sendiri bernama Alif Putra Alfianto, 26, warga Jl Raya Prigen 399 Prigen RT 02/02 Desa Prigen, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Teguh menjelaskan, pelaku merupakan teman guru spiritual dari suami korban yang bernama Sigit. Pelaku dan korban sudah saling kenal pada saat Sigit berada di pasuruan. Antara korban dan pelaku sudah kenal cukup lama dan pelaku sering datang kerumah korban di Dukuh Lengking.

Pelaku sendiri sebelum pencurian pada Rabu (18/5/2022), malam datang kerumah korban dengan maksud silaturahmi ngobrol sampai dengan dinihari sebelum pelaku kembali ke Fave Hotel Solo Baru. Keesokan harinya pada 19 Mei 2022 sekitar pukul 10.30 WIB, pelaku kembali kerumah milik korban dan rumah korban dalam keadaan sepi.

“Setelah itu pelaku melihat ada kunci mobil milik korban digantungkan di ruang tengah rumah milik korban kemudian muncul niat pelaku untuk mengambil mobil milik korban,” ujar Kasatreskrim.

Pelaku kemudian membawa mobil ke Pasuruan dan menjualnya dengan sebelumnya menggantinya dengan nopol palsu N 1815 SO. Mobil dijualkan oleh teman pelaku bernama Eko Aji Sakarudin dan laku dijual Rp15 juta dibeli oleh Muhamad Akhsan Nur Ilmi.

Uuang hasil penjualan mobil tersebut digunakan pelaku untuk kepentingan pribadi pelaku. Kasus itu berhasil diungkap berdasarkan keterangan saksi dan hasil penyelidikan tim penyidik dan Tim Resmob Polres Sukoharjo.

“Setelah didapat dua alat bukti yang cukup, tim kemudian memburu pelaku dan didapat informasi terkait keberadaan pelaku yang kemudian melakukan penangkapan,” kata Teguh.

Pelakju yang sudah ditetapkan sebagai tersangka tersebut dijerat dengan Pasal 362 KUH Pidana tentang tindak pidana pencurian dengan ancaman penjara paling lama lima tahun.

Pelaku Alif sendiri mengakui perbuatannya. Menurutnya, dirinya terpaksi mencuri mobil korban karena terdesak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 2

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.