Jadi Nominator Penghargaan Satya Lancana Pembangunan, Tim Verifikasi Kunjungi Bupati

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya saat menyambut kedatangan Tim Verifikasi Penghargaan Satya lancana Pembangunan, Selasa (25/6).

Sukoharjonews.com (Bendosari) – Menjadi nominator penerima penghargaan Satya Lancana Pembangunan membuat Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya dikunjungi oleh Tim Verifikasi pemerintah pusat, Selasa (25/6). Kunjungan tim tersebut dalam rangka melakukan sinkronisasid an verifikasi data. Tim verifikasi diterima langsung oleh Bupati bersama sejumlah pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan juga jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Sukoharjo.



Dalam kesempatan itu, Ketua Tim Verifikasi dari Sekretariat Militer (setmil) Mensegneg, Aida Kusuma menyampaikan, dirinya bersama tim mendapatkan tugas untuk melakukan verifikasi nama-nama yang diusulkan oleh Kementerian Koperasi untuk mendapatkan Satya Lancana Pembangunan. Terdapat 27 nama di seluruh Indonesia yang harus diverifikasi dan tujuh diantaranya ada di Jawa Tengah (Jateng).

“Sebelumnya kami sudah menerima dokumen dan kedatangan kami ingin melakukan sinkronisasi dokumen tersebut,” paparnya.

Dikatakan Aida, proses verifikasi dilakukan hati-hati dan teliti untuk menghindari munculnya masalah setelah terbit Keputusan Presiden. Pasalnya, beberapa waktu lalu sempat muncul komplain terhadap salah satu bupati setelah menerima penghargaan. Untuk itulah proses verifikasi dilakukan dengan ketat. Bahkan, tim juga harus melakukan kroscek dengan kepolisian, kejaksaan, KPK, dan juga BIN agar penerima penghargaan benar-benar memenuhi kriteria dan klir.

Menurutnya, Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya diusulkan oleh Menteri Koperasi (Menkop) karena jasa-jasanya di bidang koperasi. Kedatangan tim verifikasi sekaligus menggali inovasi-inovasi yang telah dilakukan sehingga menjadi pembeda dengan nominator yang lain.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga memberikan paparan mengenai gambaran umum Sukoharjo serta program dan kebijakan di bidang koperasi dan UMKM. Dikatakan Bupati, beberapa program yang telah dilakukan antara lain memfasilitasi pembentukan koperasi di 167 desa/kelurahan yang berbagis Program Keluarga Harapan (PKH) dengan memberikan anggaran sekitar Rp2,4 miliar. Selain itu, dirinya juga mendorong penyusunan Peraturan Daerah (Perda) Perkoperasian.

“Sukoharjo juga sudah memiliki fasilitas untuk promosi potensi daerah dilengkapi dengan Pusat Layanan Usaha Terpadu atau PLUT Koperasi dan UMKM,” ujarnya. (erlano putra)



How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *