
Sukoharjonews.com – Sebuah unggahan berupa hoaks beredar di media sosial Instagram. Unggahan mengulas pernyataan seorang tokoh publik jika erupsi gunung di Indonesia disebabkan oleh rekasaya proyek teknologi bernama HAARP.
Dilansir dari Komdigi, Minggu (4/10/2026), berikut ini cek faktanya:
Penjelasan:
Beredar unggahan video di Instagram yang mengulas pernyataan seorang tokoh publik bahwa erupsi gunung di Indonesia disebabkan oleh rekayasa proyek teknologi bernama The High-frequency Active Auroral Research Program (HAARP).
Faktanya, dilansir dari kompas.com, anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI) Daryono mengatakan, tudingan bahwa fenomena erupsi beberapa gunung api di Indonesia disebabkan oleh rekayasa teknologi atau senjata konspirasi sama sekali tidak masuk akal secara ilmu kebumian.
Dalam terminologi geologi, tektonik, dan geofisika, erupsi gunung api merupakan pelepasan energi endogenik bumi berskala sangat masif yang mustahil disimulasi, dibangkitkan, atau dikendalikan oleh teknologi buatan manusia mana pun. Adapun, HAARP telah dijadikan objek teori konspirasi selama bertahun-tahun dan sering dimunculkan setiap terjadi bencana atau peristiwa alam besar. Meskipun meneliti atmosfer, HAARP tidak dapat merekayasa cuaca apalagi memicu terjadinya erupsi gunung api atau gempa.
Kategori: Hoaks
Link Counter :
– https://www.kompas.com/cekfakta/read/2026/09/09/183600582/cek-fakta–tidak-benar-erupsi-gunung-api-di-indonesia-akibat-haarp?page=all. (*)














Facebook Comments