
Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Sukoharjo berkomitmen untuk memutus rantai penularan virus corona. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan rapid test secara massal pada masyarakat. Saat ini, stok alat untuk rapid test sudah tersedia sehingga tes cepat bisa dilakukan. Gugus tugas menyasar lokasi-lokasi tempat berkumpulnya massa dalam pelaksanaan rapid test tersebut.
“Kami berencana melakukan rapid test di pasar tradisional, swalayan dan juga pusat perbelanjaan karena menjadi tempat berkumpulnya masyarakat,” jelas Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Selasa (26/5/2020).
Yunia mengaku, selama ini gugus tugas tidak bisa melakukan rapid test secara massal karena keterbatasan alat. Selama ini, dengan alat yang terbatas rapid test diprioritaskan pada kontak erat dengan kasus positif. Yunia mengaku saat ini alat rapid test sudah memadai sehingga akan dilakukan pada masyarakat umum. Nantinya, ujar Yunia, gugus tugas akan mengambil sampel pasar tradisional, mal, maupun pusat perbelanjaan di Sukoharjo.
Disinggung soal alat rapid test yang disediakan, Yunia mengaku rapid test akan menyasar pada 1.000 orang. Pertimbangan rapid tess dilakukan di pasar tradisioanl, mal, maupun pusat perbelanjaan karena menjelang Lebaran lalu lokasi tersebut dipadati masyarakat sehingga dimungkinkan terjadinya penyebaran virus.
Selama ini, ujar Yunia, pelaksanaan rapid test sudah dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama dilakukan kepada 130 orang dengan hasil reaktif sebanyak enam orang (tiga positif). Tahap dua, rapid test dilakukan terhadap 500 orang dengan hasil reaktif 54 orang (16 positif). Tahap tiga, rapid test terhadap 650 orang dimana 57 orang reaktif (18 positif). Kasus positif tersebut diketahui karena hasil yang reaktif langsung ditindaklanjuti dengan tes swab. (erlano putra)


Facebook Comments