Ragam  

Giliran Guru Ngaji, Takmir dan Marbot Masjid Jadi Sasaran Bantuan Polres

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas saat menyerahkan bantuan di Masjid Al Ikhlas Kampung Sukoharjo RT 1/3, Kelurahan Sukoharjo, Rabu (6/5/2020).

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Bakti sosial pemberian bantuan pada warga terdampak virus Corona Polres Sukoharjo masih terus berjalan. Seperti yang dilakukan pada Rabu (6/5/2020) dimana Kapolres AKBP Bambang Yugo Pamungkas dan seluruh jajaran Polsek memberikan bantuan sembako dan uang pada takmir, guru ngaji, dan marbot masjid. Total ada 80 paket sembako yang diserahkan oleh Kapolres dan jajaran Polsek se-Sukoharjo.



“Bakti sosial Polres kali ini masih menyalurkan bantuan paket sembako dan juga uang pada masyarakat terdampak virus Corona. Kali ini sasaran penerima bantuan adalah guru ngaji, takmir, dan marbot masjid,” jelas Kapolres.

Menurutnya, kegiatan pemberian bantuan juga dilaksanakan serentak oleh jajaran Polsek. Kegiatan tersebut dimaksudkan agar para guru ngaji, takmir dan marbot masjidtetap melaksanakan ibadah dirumah dan tetap menjalankan “physical distancing” demi mencegah penyebaran virus Corona.

Paket sembako tersebut diberikan pada 15 guru ngaji, 15 marbot dan 50 takmir masjid sehingga total bantuan diberikan sebanyak 80 paket sembako. Dalam masa pandemi virus Corona saat ini, ujar Kapolres, masyarakat dan semua elemen harus selalu bergotong royong dan saling membantu. Dengan bantuan sembako dan uang tersebut diharapkan dapat meringankan beban para masyarakat terdampak virus Corona.

Kapolres juga mengatakan, saat ini masyarakat diimbau untuk tetap tinggal dirumah, termasuk dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadan saat ini. Hal itu untuk menjaga pelaksanaan “physical distancing” untuk memutus rantai penularan virus Corona. Selain itu, jika terpaksa melakukan aktivitas di luar rumah, masyarakat diwajibkan mengenakan masker.

Seperti diketahui, sebelumnya Polres Sukoharjo telah menyalurkan bantuan sembako dan uang pada masyarakat terdampak virus Corona. Selama ini masyarakat sasaran penerima selalu berbeda mulai dari korban PHK, buruh yang dirumahkan, tuna netra, dan lainnya. (erlano putra)



How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 2

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *