Buru Buronan di Indonesia, Polri Koordinasi dengan Polisi Jepang dan Imigrasi

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo. (Foto: Humas Polri)

Sukoharjonews.com (Jakarta) – Kepolisian Jepang melakukan koordinasi denga Polri dan imigrasi untuk memburu buronan penipuan dana subsidi UMKM terdampak corona di Negeri Matahari Terbit, Mitsuhiro Taniguchi, 47. Buronan tersebut diinformasikan berada di Indonesia.


Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo menjelaskan, langkah koordinasi pro aktif ini dilakukan untuk memastikan kebenaran keberadaan buronan asal Jepang tersebut.

“Polri pro aktif koordinasi dengan kepolisian Jepang (NPA) dan pihak terkait atau Imigrasi untuk melacak keberadaan yang bersangkutan. Apabila ditemukan akan segera diinfokan ke Slo Kepolisian Jepang untuk ditindaklanjuti secara administrasi,” kata Dedi di Jakarta, dikutip dari laman Humas Polri, Selasa (7/6/2022).

Dikatakan Dedi, buronan Mitsuhiro Taniguchi saat ini belum masuk ke dalam daftar buronan atau Red Notice sebagai tersangka. Meski demikian, Dedi memastikan Polri siap berkoordinasi untuk melacak keberadaannya.

“Terkait Mitsuhiro Taniguchi, buronan dari kepolisian Jepang, sampai saat ini belum ada Red Notice terkait tersangka. Langkah pro aktif sudah berkoordinasi dengan Imigrasi untuk mengecek kepastian perlintasan tersangka masuk atau keluar dari wilayah hukum Indonesia,” ujar Dedi.

Sebelumnya, polisi Jepang mengusut kasus dugaan penipuan dana subsidi bagi usaha kecil yang mengalami dampak pandemi corona. Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka, yakni Rie Taniguchi, 45, Daiki, 22, dan putra keduanya yang namanya belum disebutkan berusia 21 tahun.

Para tersangka diduga diminta oleh Mitsuhiro mengajukan pengembalian pajak atas nama orang yang telah terdaftar di kantor pajak. Hal ini ditengarai masuk dalam kasus pemalsuan permohonan. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.