Banyak Yang Pensiun, Jumlah Guru Semakin Minim

Anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sukoharjo saat mengikuti sosialisasi empat pilar di Pendopo Graha Satya Praja (GSP) Sukoharjo.

Sukoharjonews.com – Rekrutmen CPNS khususya guru masih dihentikan karena kebijakan moratorium pemerintah. Kondisi tersebut mengakibatkan jumlah guru semakin berkurang karena tiap tahun ratusan guru memasuki usia pensiun. Bahkan, diprediksi pada tahun 2020 terjadi “booming” pensiun untuk guru PNS.

“Tiap tahun jumlah guru PNS yang pensiun mencapai ratusan. Disisi lain dalam beberapa tahun ini tidak ada rekrutmen CPNS guru,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sukoharjo Darno, Sabtu (30/9).

Dikatakan Darno, saat ini perbandingan jumlah guru Wiyata Bakti (WB) dan PNS di masing-masing sekolah berbanding 30:70. Artinya sebanyak 30% guru WB dan 70% guru PNS. Perbandingan itu berbeda untuk SD karena jumlah guru PNS tinggal dua atau tiga orang sedangkan kebutuhan guru di satu sekolah minimal sebanyak enam orang. Enam guru itu untuk menjadi guru kelas di setiap tingkatan seperti guru kelas I, guru kelas II dan selanjutnya.

Darno juga mengatakann, pada 2020 mendatang jumlah guru PNS jenjang SMP dan SMA tinggal separuh karena mayoritas guru PNS saat ini diangkat pada zaman Instruksi Presiden (Inpres) Tahun 1970-an. “Khusus tahun 2017 ini, sesuai data di Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan ada 300-an guru PNS yang pensiun,” kata Darno.

Disisi lain, Darno juga mengaku prihatin dengan tingkat kesejahteraan guru khususnya guru WB. Pasalnya, honor guru WB hanya senilai Rp250.000 ditambah tunjangan dari pemerintah yang masih dibawah Upah Minimum Kabupaten (UMK). Nilai tersebut kalah dengan gaji buruh pabrik yang ada ketentuan sesuai UMK. (erlano putra)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.