Apes Benar, Dana BUMDes Gumpang Rp75 Juta Dijambret Di Tempat Fotokopi

Dua korban saat dimintai keterangan oleh petugas Polsek Bendosari di lokasi kejadian depan Kantor Satpol PP, Senin (17/6.

Sukoharjonews.com (Bendosari) – Dana milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Gumpang yang bersumber dari dana desa sebesar Rp75 juta sehabis dicairkan di Bank Jateng dibawa kabur jambret, Senin (17/6). Dana desa tersebut habis dicairkan dua pengurus BUMDEs Gumpang dan setelah itu mampir ke tempat fotokopi “Berkah” depan Kantor Satpol PP di Jalan Abu Tholib Sanstro Tenoyo. Aksi penjambretan tersebut terjadi sekitar pukul 12.40 WIB. Kasus tersebut tengah ditangani oleh polisi yang mendatangi lokasi kejadian begitu ada laporan.



Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, dua pengurus BUMDEs Siti Nur Rohmah bersama Muhammad Irfan dari Bank Jateng hendak ke Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) di linkungan Pemkab Sukoharjo untuk mengumpulkan berkas kegiatan. Namun, keduanya mampir ke di fotocopy “Berkah” di depan Kantor Satpol PP. Kemudian Siti turun dari sepeda motor dan berjalan menuju ke tempat fotocopi untuk memfotocopi sejumlah berkas dan membeli stopmap.

Sedangkan Muhammad Irfan tetap duduk di sepeda motor dengan membawa tas berisi uang yang diambil dari bank. Tiba-tiba muncul pelaku yang lantas merebut tas tersebut. Tas tersebut berisi uang milik BUMDes Rp75 juta, uang pribadi Rp3 juta, handphone, buku tabungan, KTP, kartu BPJS kesehatan, SIM, dan kunci kantor BUMDes. Total uang tunai mencapai Rp78 juta.

Baca Juga: Korban Sempat Curiga Dikuntit Sejak Dari Bank Jateng

Baca Juga: Jambret Pengurus BUMDes Gumpang Terekam Kamera CCTV

Setelah berhasil merebut tas korban, pelaku kemudian melarikan diri ke arah timur ke Jalan Jenderal Sudirman. Korban mengaku, saat menunggu fotokopian, pelaku yang datang ke lokasi dia kira juga hendak fotokopi. Tak tahunya pelaku memang sudah mengincar tas yang dia bawa dan berisi uang.

“Kejadiannya cepat. Begitu merebut tas langsung kabur dengan sepeda motor. Saya berusaha mengejar tapi sudah tak terkejar,” ujar korban.

Kejadian itu lantas di laporkan ke Polsek Bendosari yang kemudian menerjunkan petugas ke lokasi kejadian. Petugas dipimpin Kapolsek AKP Zunaidi meminta keterangan korban dan juga saksi-saksi. Pelaku sendiri sempat terekam kamera CCTV yang ada di Kantor Dinas perindustrian dan Tenaga Kerja. Sayangnya, wajah pelaku tidak terlihat karena mengenakan helm.

“Kami masih mengumpulkan bukti-bukti dan juga keterangan korban serta saksi,” ujar Kapolsek. (erlano putra)



How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.