Anbernic Meluncurkan Perangkat Genggam Gaming Berbasis Snapdragon Pertamanya dengan Desain yang Terinspirasi dari Switch Lite

banner 468x60
Konsol gaming Anbernic RG 55G1. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Anbernic telah meluncurkan RG 55G1, perangkat genggam Android pertamanya yang ditenagai oleh prosesor Qualcomm Snapdragon, menandai peralihan dari cip Unisoc dan Rockchip yang digunakan pada perangkat-perangkat sebelumnya.

Spesifikasi Anbernic RG 55G1
Dilansir dari Gizmochina, Kamis (3/8/2026), RG 55G1 mengusung desain horizontal yang sangat mirip dengan Nintendo Switch Lite. Perangkat ini dilengkapi layar IPS 5,5 inci dengan rasio aspek standar 16:9 dan resolusi 1080p. Layarnya menggunakan teknologi laminasi penuh dan posisinya rata dengan panel depan perangkat.

Untuk kontrol, Anbernic menggunakan sensor Hall-effect baik pada stik analog ganda maupun tombol trigger bahu; sebuah pilihan perangkat keras yang mencegah masalah stick drift seiring berjalannya waktu. Joystick-nya juga dilengkapi cincin pencahayaan RGB yang dapat disesuaikan di bagian dasarnya. Tata letak lainnya tergolong standar, mencakup D-pad, tombol ABXY dengan teknologi double-shot injection-molding, serta tombol bumper standar. Berat keseluruhan perangkat ini adalah 339 gram.

Di bagian dalam, RG 55G1 ditenagai oleh Snapdragon G1 Gen 2, sebuah cip 4nm dengan dua inti Kryo Gold dan enam inti Kryo Silver, yang dipadukan dengan GPU Adreno A12. Untuk mengelola panas saat bermain gim, perangkat ini menyertakan sistem pendingin aktif dengan kipas dan heat pipe bawaan. Perangkat ini hadir dengan pilihan memori dan penyimpanan 4GB+64GB atau 8GB+128GB.

Dari sisi perangkat lunak, perangkat genggam ini menjalankan Android 14. Anbernic menyertakan overlay perangkat lunak buatannya sendiri, RG Home, yang berfungsi sebagai peluncur gim dan mencakup alat pemetaan layar (screen mapping) bawaan untuk memainkan gim Android khusus layar sentuh menggunakan tombol fisik.

Perangkat lunak ini juga mendukung pergantian driver, yang memungkinkan pengguna beralih antara driver grafis bawaan Qualcomm dan driver Turnip Vulkan sumber terbuka (open-source); sebuah fitur yang berguna untuk mengoptimalkan performa pada emulator tertentu. Selain itu, Anbernic telah mengintegrasikan beberapa alat berbasis AI ke dalam menu akses cepat (swipe-in ​​menu), yang menawarkan fitur seperti penerjemahan waktu nyata dan panduan permainan berbasis teks.

Perangkat ini ditenagai oleh baterai 6.000 mAh dengan pengisian daya 18W; Anbernic mengklaim baterai ini mampu bertahan hingga delapan jam waktu bermain. Fitur konektivitas standar juga tersedia, termasuk Wi-Fi 5, Bluetooth 5.0, jack headphone 3,5 mm, dan slot kartu microSD yang mendukung kapasitas hingga 2 TB.

Harga dan Ketersediaan
RG 55G1 tersedia dalam pilihan warna Hitam, Retro Gray, dan Indigo. Model 4 GB/64 GB dibanderol seharga $139,99 atau Rp2,4 jutaan selama masa promosi awal (harga normal $149,99 atau Rp2,6 jutaan), sedangkan model 8 GB/128 GB dijual seharga $164,99 atau Rp2,9 jutaan (harga normal $174,99 atau Rp3,1 jutaan). Perusahaan juga menawarkan berbagai paket bundel yang menyertakan kartu microSD dengan biaya tambahan. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *