
Sukoharjonews.com – Silent Treatment adalah perilaku dalam suatu hubungan dengan menolak untuk berkomunikasi secara verbal dengan orang lain atau mendiamkannya.
Dilansir dari Psychology Today, Kamis (19/10/2023), menurut ilmu psikologi, Silent Treatment muncul sebagai bentuk reaksi ketika seseorang sedang merasa frustasi dalam menghadapi suatu masalah.
Perilaku Silent Treatment juga dapat berlangsung hingga menolak mengakui kehadiran orang lain, bahkan menghindari kontak mata sekalipun.
Perilaku Silent Treatment tersebut bisa berubah menjadi abusive dan toxic dalam sebuah hubungan.Lantas bagaimana solusi jika menghadapi perlakuan Silent Treatment?
1. Beri Sedikit Ruang hingga Suasana Tenang
Orang yang sedang melakukan Silent Treatment mungkin memerlukan sedikit waktu untuk menenangkan diri. Sedikit ruang dan waktu mungkin dapat membuatnya lebih tenang hingga mendapat perspektif pemikiran yang jernih.
Dengan tenang, beri tahu orang tersebut bahwa kita ingin memahami alasannya kenapa orang tersebut mendiamkan kita. Tekankan bahwa kita ingin menyelesaikan banyak hal. Meskipun belum tentu kita membuat kesalahan, tetapi jika orang yang sedang silent treatment perlu memahami alasan kenapa mendiamkanmu.
2. Jalin Komunikasi dengan Baik
Saat mencoba mengajak berkomunikasi kembali, cobalah gunakan bahasa yang baik dan kolaboratif.
3. Ungkap Perasaan dan Faktanya
Ungkapkan sejujur-jujurnya tentang apa yang dirasakan selama menadapat perlakuan silent treatment. Jelaskan jika perlakuan silent treatment seperti itu tidak bisa menyelesaikan masalah.
4. Abaikan (Sikap Masa Bodoh)
Sikap masa bodoh perlu diterapkan agar tidak menimbulkan luka pada seseorang yang mendapat perlakuan tersebut. Sebab Silent treatment yang abusive akan membuat si korban merasa dikucilkan.
5. Mencari Kebahagiaan Diri Sendiri
Selama diperlakukan Silent treatment, maka cobalah tetap tenang dan fokuslah mencari kebahagiaan pada diri sendiri. Karena jika tidak, perlakuan itu dapat menganggu keadaan psikis kita, hingga menyebabkan berada dalam hubungan yang sehat.(patrisiaargi)



Facebook Comments