
Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Berdasarkan update per 1 Juni kemarin, kasus kematian positif corona di Sukoharjo naik menjadi 447 orang. Saat ini, akumulasi kasus positif corona di Sukoharjo sudah mencapai 6.217 kasus. Dari jumlah tersebut, 5.530 orang sembuh. Warga diminta tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes).
“Berdasarkan update 1 Juni, kasus positif corona masih menunjukkan tren kenaikan. Dari 6.217 kasus positif corona, kasus kematian sudah mencapai 447 orang dan terus naik,” jelas Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Rabu (1/6/2021).
Berdasarkan data website www.coronasukoharjo.go.id, kasus kematian terbanyak ada di Kecamatan Kartasura dengan 83 kasus. Setelah Kartasura, disusul Mojolaban 60 kasus kematian, Sukoharjo 54 kasus, Grogol 46 kasus, Baki 43 kasus, Polokarto 39 kasus, Nguter 30 kasus, Bendosari 26 kasus, Tawangsari 24 kasus, Weru 21 kasus, Bulu 15 kasus, dan Gatak enam kasus kematian.
Kematian untuk kasus positif corona sudah menyebar di 12 kecamatan. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona mengimbau warga Sukoharjo untuk tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan yakni 5M. Masing-masing memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menjauhi kerumunan, serta mengurangi mobilitas.
Saat ini, masih ada 240 kasus positif corona aktif yang tersebar di 12 kecamatan. Masing-masing Kecamatan Kartasura 25 orang, Baki 12 orang, Grogol 32 orang, Mojolaban 32 orang, Sukoharjo 43 orang, Polokarto 36 orang, dan Tawangsari 21 orang. Kemudian Kecamatan Bendosari 11 orang, Nguter tiga orang, Bulu sembilan orang, Weru 12 orang, dan Kecamatan Gatak empat orang. (erlano putra)


Facebook Comments