Tak Berkategori  

Bupati Bersama Wabup Sambangi Warga Pucangan Yang Tengah Sakit Paru Parah

banner 468x60
Bupati bersama Wabup saat menyambangi warga Pucangan, Kartasura yang tengah sakit dan mengambilalih penanganan kesehatannya, Kamis (29/4/2021)

Sukoharjonews.com (Kartasura) – Ada warga kurang mampu dan tengah mengalami sakit parah. Mengetahui haL itu, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani pun sigap dengan langsung menginstruksikan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) untuk menindaklanjutinya. Bahkan, Bupati bersama Wabup Agus Santosa menyempatkan diri mendatangi rumah warga yang sakit parah tersebut di Dukuh Kebonbaru RT 04/09 Desa Pucangan, Kartasura, Kamis (29/4/2021).



Disinggung soal informasi awal mengenai warga Pucangan yang sakit tersebut, rupanya berasal dari media sosial (Medsos) yang kebetulan dibuka oleh Bupati. Dikatakan Bupati, saat tahu ada warga kurang mampu yang tengah sakit parah dari Sukoharjo yang diunggah di medsos tersebut, dirinya langsung koordinasi dengan DKK.

“Saat itu saya minta DKK untuk menindaklanjutinya dan langsung dilakukan survei, dan benar ada warga Pucangan yang tengah menderita penyakit paru-paru, jadi ada massa di paru-parunya,” ujar Bupati.

Dikatakan Bupati, dalam postingan tersebut disebutkan jika warga yang sakit tersebut belum tertangani dengan baik karena terkendala suami tidak bekerja dan anak masih kecil-kecil. Untuk itulah, hari ini bersama Wabup langsung menyatakan Pemkab mengambilalih untuk penanganan kesehatan warga atas nama Winda Rahman, 25. Nantinya, pasien akan dirujuk ke RS Dr Moewardi Solo.

“Intinya Pemkab akan memberikan fasilitas kesehatan hingga Insyaallah sembuh. Hari ini memberikan bantuan sembako, alas tempat tidur dan dari Baznas memberikan bantuan biaya pengobatan Rp5 juta,” ujarnya.

Kedatangannya bersama Wabup tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemkab terhadap warganya yang kurang mampu dan tengah menderita penyakit parah. Menurutnya, hal itu bentuk kesigapan Pemkab Sukoharjo atas warganya. Warga yang tengah sakit itu sendiri sebelumnya diketahui ikut BPJS mandiri dan selanjutnya diambilalih Pemkah dan dimasukkan BPJS PBI yang ditanggung Pemkab. Peralihan status BPJS tersebut direalisasikan per Mei 2021 ini.

Sementara itu, Kepala DKK Sukoharjo, Yunia Wahdiyati mengatakan, warga Pucangan tersebut menderita massa di paru-paru sehingga harus ditindaklanjuti segera. Pasalnya, massa di paru tersebut memproduksi cairan secara terus menerus sehingga menyebabkan sesak nafas. Ada satu lagi benjolan di leher yang butuh penanganan.

“Karena sering sesak nafas sehingga butuh oksigen. Mungkin karena itulah di dekat pasien ini ada tabung oksigen,” ujarnya. (erlano putra)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *