
Sukoharjonews.com – Redmi telah meluncurkan versi pembaruan dari Redmi Note 17 Pro di China; namun, tidak banyak hal baru yang bisa dibahas. Ponsel ini hadir dengan warna baru dan konfigurasi memori yang berbeda, sementara aspek lainnya tetap sama dengan model yang dirilis pada bulan Juli—artinya tidak ada peningkatan pada prosesor, baterai, maupun kamera.
Dilansir dari Gismochina, Minggu (18/10/2026), Redmi Note 17 Pro versi pembaruan hadir dalam pilihan warna Sand Orange, Energetic Green, dan Black. Dua warna pertama merupakan tambahan baru, sedangkan warna Black dipertahankan dari model aslinya. Versi standar sebelumnya juga tersedia dalam warna White, Sky Blue, dan Nebula Purple, namun warna-warna tersebut tidak lagi tersedia dalam jajaran produk versi pembaruan ini.
Redmi juga mengubah konfigurasi memori yang tersedia. Versi baru ini hadir dengan pilihan 6GB+256GB, 8GB+128GB, dan 8GB+256GB. Sebagai perbandingan, model aslinya menawarkan konfigurasi 8GB+128GB, 8GB+256GB, 8GB+512GB, dan 12GB+256GB. Jajaran produk versi pembaruan ini meniadakan dua opsi kelas atas tersebut dan menambahkan varian RAM 6GB dengan penyimpanan 256GB.
Harga mulai dari 1.599 yuan atau Rp4,2 jutaan untuk model 6GB+256GB maupun 8GB+128GB. Pembeli dapat memilih antara RAM lebih besar atau penyimpanan lebih besar tanpa biaya tambahan. Versi 8GB+256GB dibanderol seharga 1.699 yuan atau Rp4,5 jutaan. Sebagai perbandingan, model 8GB+128GB versi awal juga diluncurkan dengan harga 1.599 yuan atau Rp4,2 jutaan.
Selain perubahan pada warna dan memori, Redmi Note 17 Pro tetap mempertahankan spesifikasi perangkat keras yang sama. Ponsel ini ditenagai prosesor Snapdragon 6s Gen 4 dan dilengkapi baterai Xiaomi Jinshajiang berkapasitas 9.000mAh dengan dukungan pengisian daya kabel 67W. Konfigurasi kamera belakangnya mencakup kamera utama 50 megapiksel.
Layarnya menggunakan panel OLED datar berukuran 6,83 inci dengan resolusi 1,5K dan “refresh rate” adaptif 120Hz. Layar ini mampu mencapai tingkat kecerahan puncak 3.840 nits serta mendukung peredupan PWM 3.840Hz dan peredupan ala DC (DC-like dimming). Layar dilindungi oleh Corning Gorilla Glass Victus 2 dan telah mengantongi sertifikasi ketahanan jatuh bintang lima dari SGS dan CQC.
Ponsel ini juga memiliki peringkat IP66, IP68, IP69, dan IP69K untuk ketahanan terhadap debu dan air. Selain itu, perangkat ini telah lolos sertifikasi ketahanan air selama 72 jam dari TÜV SÜD.
Redmi Note 17 Pro yang dijual di luar China memiliki perbedaan pada satu aspek penting. Redmi Note 17 Pro versi global diluncurkan pada akhir Agustus dengan baterai 8.340 mAh, dibandingkan dengan baterai 9.000 mAh pada versi China. Harga awalnya adalah USD400 atau Rp7,1 jutaan. (nano)














Facebook Comments