Duwet untuk Menurunkan Berat Badan: Apakah Efektif? Simak Penjelasannya

banner 468x60
Manfaat duwet. (Foto: Shutterstock)

Sukoharjonews.com – Dengan perpaduan sempurna antara antioksidan, kandungan serat tinggi, dan kalori rendah, duwet atau jamblang bisa menjadi sekutu dalam perjalanan Anda mengelola berat badan.

Dilansir dari Healthshots, Minggu 96/9/2026), duwet, yang juga dikenal sebagai “Indian blackberry” atau “Java plum”, adalah buah musim panas yang lezat dan digemari, serta berasal dari Asia Selatan. Dengan cita rasa agak asam dan kaya akan nutrisi, duwet bukan sekadar buah yang menyegarkan dan memanjakan lidah, tetapi juga bisa menjadi teman dalam perjalanan penurunan berat badan Anda. Berkat kombinasi kalori rendah, serat tinggi, dan manfaat bagi metabolisme, Anda tidak perlu ragu untuk memasukkannya ke dalam menu harian atau bahkan sarapan guna mempercepat proses penurunan berat badan. Mari kita simak mengapa Jamun bermanfaat untuk menurunkan berat badan.

Apa itu Duwet?
Duwet, yang juga dikenal sebagai “Indian blackberry” atau “Java plum”, adalah buah tropis yang berasal dari India dan Asia Tenggara. Buah ini terkenal dengan warna ungu pekat dan cita rasa unik yang memadukan rasa manis serta asam. Duwet tidak hanya digemari karena kelezatannya, tetapi juga karena berbagai manfaat kesehatannya.

Kandungan Nutrisi Duwet
Duwet merupakan sumber nutrisi penting yang melimpah. Buah ini kaya akan vitamin C dan A, serta mengandung kalium, kalsium, dan zat besi dalam jumlah yang baik. Selain itu, Duwet juga mengandung serat pangan, antioksidan, dan polifenol. Menurut ahli gizi Avni Kaul, porsi 100 gram Duwet biasanya mengandung sekitar 60 kalori, menjadikannya buah rendah kalori yang cocok untuk pengelolaan berat badan.

Apakah Duwet bermanfaat untuk menurunkan berat badan?
Berikut adalah beberapa alasan mengapa menambahkan Duwet ke dalam pola makan untuk menurunkan berat badan bisa menjadi pilihan cerdas!

1. Kandungan kalori rendah
Duwet sangat bermanfaat untuk menurunkan berat badan karena kandungan kalorinya yang rendah. Sebagai buah rendah kalori, Duwet menjadi pilihan utama bagi mereka yang sedang menjalani program pengelolaan berat badan. Secangkir buah duwet hanya mengandung sekitar 35 kalori, sehingga menjadikannya tambahan yang sempurna untuk sarapan tanpa mengganggu target asupan kalori harian Anda. Dengan cara ini, sarapan Anda mendapatkan manfaat ganda—rasa yang lezat sekaligus nutrisi yang baik—ujar sang ahli.

2. Tinggi serat
Duwet memiliki kandungan serat yang cukup tinggi. Serat membantu meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi total asupan kalori dengan membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Sebuah studi yang diterbitkan dalam “Nutrients Journal” menemukan adanya hubungan positif antara pola makan tinggi serat dan pengendalian berat badan. Dengan meningkatkan rasa kenyang, duwet membantu membatasi konsumsi kalori lebih lanjut, sehingga mendukung penurunan berat badan.

3. Pengendalian gula darah
Buah ini juga memiliki indeks glikemik (GI) yang rendah, yang membantu mengatur kadar gula darah serta mencegah lonjakan insulin dan penumpukan lemak, kata sang ahli. Menurut Diabetes UK, GI adalah sistem peringkat yang membantu mengukur seberapa cepat suatu makanan dapat meningkatkan kadar gula darah. Makanan dengan GI rendah seperti jamun dicerna secara perlahan di dalam tubuh, sehingga mencegah lonjakan maupun penurunan drastis kadar gula darah yang dapat memicu rasa lapar yang tidak diinginkan.

4. Kaya antioksidan
Duwet kaya akan antioksidan yang dikenal mampu melawan radikal bebas di dalam tubuh. Radikal bebas yang dilepaskan di dalam tubuh dapat merusak sel-sel kita dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti obesitas, diabetes, atau kanker. Antioksidan mencegah kerusakan ini terjadi, sehingga mendukung kesehatan tubuh dan pengendalian berat badan.

5. Meningkatkan metabolisme
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari India, duwet mengandung senyawa tertentu seperti asam galat dan asam elagat yang diketahui dapat meningkatkan fungsi metabolisme. Metabolisme yang lancar memastikan tubuh mampu membakar kalori secara efisien, yang berujung pada penurunan berat badan. Selain itu, kandungan antioksidan dalam jamun turut meningkatkan metabolisme, sehingga membantu pembakaran lemak secara efisien.

Bagaimana cara mengonsumsi duwet untuk menurunkan berat badan?
Untuk mendapatkan manfaat penurunan berat badan dari jamun, Anda bisa mengonsumsinya dalam berbagai bentuk:

– Buah Segar: Nikmati duwet segar sebagai camilan.
– Jus: Minumlah jus duwet tanpa tambahan gula.
– Smoothie: Blender duwet dengan buah-buahan rendah kalori lainnya serta yoghurt, susu, dan sedikit madu untuk sajian smoothie yang menyegarkan dan mengenyangkan.
– Salad: Tambahkan Duwet ke dalam salad buah atau sayuran untuk mendapatkan sentuhan rasa manis sekaligus asam serta tambahan nutrisi.
– Bubuk: Gunakan bubuk biji Duwet kering dalam smoothie atau hidangan Anda.
– Oatmeal: Saat musimnya tiba, tambahkan Duwet sebagai salah satu topping pada oatmeal Anda untuk sensasi rasa yang kaya dan tambahan asupan serat.

Efek samping mengonsumsi Duwet
Meskipun Duwet umumnya aman bagi kebanyakan orang, konsumsi berlebihan dapat menimbulkan efek samping seperti sembelit akibat kandungan taninnya yang tinggi. Menurut para ahli, konsumsi berlebihan juga dapat sedikit meningkatkan kadar asam tubuh, yang memicu rasa perih di ulu hati atau ketidaknyamanan pencernaan pada individu yang sensitif.

Siapa yang sebaiknya menghindari konsumsi duwet?
Orang dengan kondisi kesehatan tertentu sebaiknya menghindari duwet atau berkonsultasi dengan ahli gizi yang kompeten sebelum memasukkannya ke dalam pola makan mereka: Ibu hamil dan menyusui sebaiknya mengonsumsinya dalam jumlah wajar serta meminta saran medis dan gizi. Orang dengan masalah ginjal juga sebaiknya menghindarinya karena duwet kaya akan oksalat, yang dapat memperparah gangguan ginjal.

Duwet dapat menjadi tambahan yang bermanfaat bagi program penurunan berat badan jika dikonsumsi dengan cara yang tepat. Selalu pertimbangkan kondisi kesehatan masing-masing dan berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan untuk mendapatkan saran yang sesuai dengan kebutuhan pribadi. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *