
Sukoharjonews.com – BenQ telah mengumumkan dua produk baru dalam lini ScreenBar mereka. Kali ini, perusahaan beralih dari desain standar yang bersifat umum (one-size-fits-all). iScreenBar dan ScreenBar Max yang baru masing-masing dirancang khusus untuk iMac dan pengaturan dua monitor, guna mengakomodasi karakteristik fisik dari kedua jenis ruang kerja tersebut.
Spesifikasi BenQ ScreenBar
Dilansir dari Gizmochina, Senin (31/8/2026), pertama adalah iScreenBar, yang dirancang secara eksklusif untuk model iMac keluaran tahun 2021 dan yang lebih baru. Light bar monitor standar biasanya mengandalkan klip pemberat; metode ini bisa terasa kurang pas pada iMac dan sering kali menghalangi webcam atau mikrofon bawaan.
Untuk mengatasinya, BenQ menggunakan dudukan magnetik yang menempel langsung pada bagian belakang komputer. Unit light bar itu sendiri terbuat dari satu potongan aluminium utuh dengan panel sentuh kaca, dirancang agar serasi dengan perangkat keras Apple.
Perangkat ini mengambil daya dari port USB-C iMac dan menggunakan desain optik asimetris untuk menerangi meja tanpa menimbulkan pantulan cahaya (glare) pada layar. BenQ menyertakan sensor gerak mmWave 24GHz agar lampu menyala saat Anda duduk, serta sensor cahaya sekitar (ambient light sensor) untuk menyesuaikan tingkat kecerahan secara otomatis.
Tersedia pula aplikasi khusus macOS untuk menetapkan profil pencahayaan pada aplikasi yang berbeda, serta Mode Panggilan Video (Video Call Mode) yang mengurangi pantulan cahaya pada webcam sembari tetap menjaga LED samping cukup terang untuk menerangi wajah Anda.
Bagi pengguna dua monitor, BenQ merilis ScreenBar Max. Alih-alih diletakkan di atas layar, Max adalah lampu meja tinggi yang berdiri sendiri dan dipasang menggunakan penjepit meja (desk clamp); adapun dudukan freestanding (yang bisa berdiri sendiri tanpa dijepit) dijual terpisah. Tujuannya adalah untuk menerangi area yang luas serta celah di antara dua layar secara optimal—hal yang sulit dilakukan oleh light bar standar.
Mengingat pengaturan dua monitor memiliki beragam bentuk dan ukuran, Max dirancang agar sangat fleksibel untuk disesuaikan. Lampu ini memiliki tiga pilihan ketinggian tetap mulai dari 21,6 hingga 27,9 inci, serta rel geser yang memungkinkan Anda menarik lampu ke depan atau mendorongnya ke belakang. Lampu ini menggunakan struktur optik yang telah dimodifikasi untuk memancarkan cahaya yang luas dan merata ke seluruh permukaan meja.
Seperti halnya iScreenBar, model ini dilengkapi fitur deteksi keberadaan berbasis mmWave dan peredupan otomatis, namun menambahkan lampu latar (ambient backlight) untuk mengurangi kontras tajam antara monitor yang terang dan ruangan yang gelap. Anda dapat mengatur tingkat kecerahan dan suhu warna melalui panel kontrol sentuh pada lampu tersebut.
Harga dan Ketersediaan
iScreenBar kini tersedia dalam warna perak dengan harga USD189 atau Rp3,3 jutaan, sementara varian warna biru dan hijau diperkirakan akan hadir pada akhir tahun 2026. ScreenBar Max dibanderol seharga USD289 atau Rp5,1 jutaan, dengan tambahan dudukan meja (opsional) seharga USD39 atau Rp693 ribuan. Kedua model ini tersedia melalui BenQ, Amazon, serta pengecer pilihan seperti Adorama dan B&H. (nano)














Facebook Comments