
Sukoharjonews.com – Supreme bermitra dengan JBL untuk meluncurkan speaker Bluetooth Go 5 edisi terbatas bagi koleksi Musim Gugur/Musim Dingin 2026 mereka. Seperti yang sudah diduga, speaker ultra-portabel ini dibalut dengan warna merah ikonik khas merek streetwear tersebut.
Dilansir dari Gizmochina, Jumat (21/8/2026), JBL Go 5 sudah tersedia secara global dalam sepuluh pilihan warna berbeda, termasuk merah. Versi Supreme menggunakan nuansa warna merah khas mereka sendiri, yang tampak jelas berbeda dari warna merah standar JBL.
Anda akan melihat logo Supreme tercetak dengan warna putih, merek JBL pada tali gantungan (lanyard) dengan jenis huruf (font) khasnya, serta tombol berwarna putih—berbeda dari tombol merah pada model reguler. Namun, di luar tampilan warnanya, ini adalah speaker yang sama dengan yang sudah dijual oleh JBL.
Go 5 menggunakan driver 4,8W yang disetel oleh tim Harman Acoustics JBL dan didukung oleh equalizer 7-band di aplikasi JBL Portable jika Anda ingin mengatur suaranya sendiri. Speaker ini memiliki dimensi 101 x 77,4 x 43 mm dan bobot ringan sekitar 230 gram.
Pilihan konektivitasnya mencakup Bluetooth 6.0 dengan dukungan codec SBC, AAC, dan LC3, serta Bluetooth Auracast yang memungkinkan Anda menghubungkannya dengan speaker lain yang kompatibel untuk pengaturan suara yang lebih luas. Tersedia pula fitur AirTouch untuk pemasangan instan antara dua unit guna pemutaran audio stereo. Selain itu, terdapat koneksi USB-C dengan chip DAC terintegrasi, sehingga Anda dapat menghubungkan speaker langsung ke laptop atau ponsel untuk mendengarkan audio tanpa kompresi nirkabel.
Go 5 menawarkan waktu penggunaan hingga 10 jam dalam mode Playtime Boost. Speaker ini memiliki peringkat IP68 untuk ketahanan terhadap debu dan air, serta dirancang agar tahan terhadap benturan akibat jatuh. Perangkat ini juga dilengkapi pencahayaan tepi (ambient edge lighting) di sepanjang rangkanya, yang dapat disesuaikan melalui aplikasi pendampingnya.
Supreme belum mengungkapkan harga maupun tanggal ketersediaan resmi untuk versi ini. Mengingat pola kolaborasi semacam ini, kemungkinan besar harganya akan lebih tinggi dibandingkan harga standar JBL, serta diproduksi dalam jumlah terbatas yang akan cepat habis terjual. (nano)














Facebook Comments