Prodi Pendidikan Sejarah Univet Bantara Sukoharjo Gelar Peninjauan Kurikulum, Elemen Ini yang Dilibatkan

banner 468x60
Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo menggelar kegiatan Peninjauan Kurikulum, Kamis (21/5/2026)

Sukoharjonews.com – Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo menggelar kegiatan Peninjauan Kurikulum, Kamis (21/5/2026). Kegiatan berlangsung di Lantai 3 Gedung H dengan menghadirkan sejumlah narasumber.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan program studi dalam memastikan kurikulum yang diterapkan tetap relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan dunia kerja, serta kebijakan pendidikan tinggi yang terus berkembang.

Peninjauan kurikulum menghadirkan dua narasumber, yakni Latief Kusairi dari UIN Raden Mas Said Surakarta dan Taufik Efendi dari Komunitas Sejarah “Muara”. Keduanya memberikan berbagai masukan terkait penguatan kompetensi lulusan, pengembangan capaian pembelajaran, serta relevansi kurikulum dengan kebutuhan masyarakat dan dunia profesional.

Kegiatan tersebut diikuti oleh dosen Program Studi Pendidikan Sejarah, mahasiswa, alumni, serta para stakeholder yang berasal dari berbagai instansi dan mitra pengguna lulusan. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan penyempurnaan kurikulum agar mampu mengakomodasi kebutuhan akademik maupun tuntutan lapangan kerja.

Dalam forum diskusi, peserta melakukan kajian terhadap struktur kurikulum yang telah berjalan, menelaah capaian pembelajaran lulusan, serta mengidentifikasi peluang pengembangan mata kuliah yang mendukung kompetensi mahasiswa di bidang pendidikan, penelitian, pelestarian sejarah, dan pengembangan kebudayaan.

“Selain membahas substansi akademik, kegiatan ini juga menjadi ruang kolaboratif untuk menjaring berbagai masukan dari alumni dan stakeholder mengenai kompetensi yang dibutuhkan lulusan Pendidikan Sejarah di era transformasi digital dan perkembangan industri kreatif berbasis sejarah dan budaya,” terang Kaprodi Pendidikan Sejarah Univet Bantara, Dr I Made Ratih Rosanawati.

Melalui kegiatan peninjauan kurikulum ini, Program Studi Pendidikan Sejarah Univet Bantara berharap dapat menghasilkan kurikulum yang lebih adaptif, inovatif, dan selaras dengan kebutuhan zaman, sekaligus memperkuat kualitas lulusan agar mampu bersaing dan berkontribusi di berbagai bidang profesi. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *