Film Horor Indonesia ‘Korean Haunted Hospital’ akan Tayang Perdana di BiFan

banner 468x60
‘Korean Haunted Hospital’. (Foto: Variety)

Sukoharjonews.com – Film horor Indonesia “Korean Haunted Hospital” akan tayang perdana di Festival Film Fantastis Internasional Bucheon (BiFan) ke-30, dalam bagian Signature festival tersebut.

Dilansir dari Variety, Rabu (10/6/2026), film ini, yang diproduksi oleh MD Pictures dan Umbara Brothers Film, disutradarai oleh Anggy Umbara dari skenario karya Lele Laila.

Film ini merupakan remake dari film horor found-footage Korea tahun 2018 “Gonjiam: Haunted Asylum.” Setelah tayang perdana di BiFan pada 9 Juli, film ini akan dirilis di Indonesia dengan judul “402: Rumah Sakit Angker Korea.”

“Saya tumbuh dikelilingi oleh dunia perfilman. Berasal dari keluarga pembuat film dan memulai perjalanan saya sebagai aktor cilik, film selalu terasa seperti bagian dari identitas saya,” kata Umbara. “Di antara semua genre, saya selalu sangat terhubung dengan film berformat ‘found footage’ karena menciptakan pengalaman mentah dan intim yang terasa sangat nyata dan menakutkan.

Film-film seperti ‘The Blair Witch Project,’ ‘Cloverfield,’ ‘Chronicle,’ dan terutama ‘Gonjiam: Haunted Asylum’ membentuk kecintaan saya pada gaya penceritaan ini. Ketika saya mengetahui bahwa pembuatan ulang film ini sedang dikembangkan, saya langsung tahu bahwa saya harus menjadi bagian darinya. Saya mencurahkan rasa takut, rasa ingin tahu, skeptisisme, dan kegembiraan saya ke dalam setiap karakter dan adegan.”

“Film ‘Gonjiam: Haunted Asylum’ versi asli adalah salah satu film horor favorit saya sepanjang masa. Ketika saya mendengar bahwa MD Pictures telah mengakuisisi hak pembuatan ulang, saya langsung mengajukan ide cerita ini. Tujuan saya adalah untuk menciptakan versi lokal yang menghormati film aslinya sambil menghadirkan sesuatu yang baru – sesuatu yang cukup berbeda untuk membenarkan keberadaannya sendiri sebagai sebuah pembuatan ulang,” tambah Laila.

“Sambil mempertahankan premis inti dan ketegangan dari karya aslinya, film ini dengan cermat mencerminkan budaya streaming dan lingkungan konsumsi konten saat ini, menawarkan pengalaman yang khas dan kontemporer. Film ini memberikan kenikmatan baru bagi penggemar lama sekaligus menghadirkan ketegangan dan ketakutan yang nyata bagi penonton yang baru pertama kali menyaksikan cerita ini,” kata Martin Lee, programmer BiFan untuk Sinema Asia.

BiFan ke-30 akan dibuka pada 2 Juli.

MD Pictures, yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, memproduksi “KKN: Curse of the Dancing Village” pada tahun 2022, yang menjadi film horor Indonesia terlaris sepanjang masa dengan lebih dari 10 juta penonton. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *