
Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Rumah Sehat Corona (RSC) sempat kosong cukup lama, hampir satu bulan. Setelah itu, perlahan RSC kembali dihuni oleh positif corona tanpa gejala. RSC mulai terisi kembali sejak 2 September sebanyak satu orang dan perlahan terus bertambah hingga akhirnya mencapai 15 orang. Sempat turun jadi 10 orang, dan per 12 September kemarin RSC kembali kosong.
“10 orang yang menjalani isolasi di RSC Mandan sudah dinyatakan sembuh sehingga bipulangkan. Saat ini RSC kembali kosong,” jelas Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Minggu (13/9/2020).
Yunia mengaku, sebelumnya ada satu positif corona titipan dari Kabupaten Wonogiri dan saat ini sudah sembuh dan dipulangkan. Berdasarkan update per 12 September kemarin, RSC kembali kosong karena penghuninya selama ini sudah sembuh dan dipulangkan. Yunia juga mengatakan, untuk positif tanpa gejala tingkat kesembuhannya cukup tinggi.
“Kasus positif corona di Sukoharjo terus meningkat, namun sebagian besar kasus merupakan hasil pengembangan kasus positif sebelumnya. Jadi, bukan kasus baru,” ujarnya.
Saat ini, kasus positif masih aktif masih 105 kasus. Terdiri dari 64 orang isolasi mandiri dan 41 orang menjalani rawat inap dirumah sakit. Untuk kasus positif meninggal sebanyak 18 orang. Sedangkan untuk suspek corona ada 862 orang yang terdiri dari 27 isolasi mandiri, 77 rawat inap, 743 selesai pemantauan, 15 meninggal, dan 204 swap negatif.
Sebaran 105 kasus positif corona yang masih ada atau aktif tersebar di 12 kecamatan. Masing-masing Kecamatan Grogol 16 orang, Kecamatan Kartasura 23 orang, Tawangsari sembilan orang, Nguter 14 orang, Bendosari satu orang, Sukoharjo enam orang. Kemudian Kecamatan Baki empat orang, Mojolaban tujuh orang, Polokarto 14 orang, Bulu tiga orang, Weru dua orang, dan Kecamatan Gatak enam orang.
“Kami mengimbau agar protokol kesehatan tetap dijalankan untuk memutus rantai penyebaran virus,” tambah Yunia. (erlano putra)


Facebook Comments