
Sukoharjonews.com – DJI memperluas jajaran drone yang lebih terjangkau dengan seri Lito baru, yang ditujukan untuk pemula dan pengguna kasual yang menginginkan sesuatu yang mudah diterbangkan tanpa mengorbankan terlalu banyak fitur. Fokusnya adalah untuk menjaga kesederhanaan, portabilitas, dan tetap menawarkan kemampuan yang cukup untuk menjadikan fotografi udara bermanfaat.
Dilansir dari Gizmochina, Minggu (3/5/2026), jajaran ini mencakup dua model. Lito 1 diposisikan sebagai pilihan yang lebih mudah diakses, sementara Lito X1 sedikit lebih unggul dengan perangkat keras yang lebih baik dan fitur keselamatan yang lebih canggih. Keduanya ringan, dengan berat kurang dari 249 gram, dan memiliki desain yang dapat dilipat sehingga mudah dibawa-bawa.
Kedua drone ini mendukung sistem transmisi O4 DJI, menawarkan umpan video 1080p yang stabil, dan ada dukungan 4G opsional untuk konektivitas yang lebih baik. Lepas landas cepat adalah fitur unggulan lainnya, mengurangi waktu tunggu sebelum Anda benar-benar dapat mulai terbang. Mereka juga dapat melacak dan menelusuri kembali jalur penerbangan di lingkungan yang terang, yang seharusnya membantu pemula merasa lebih percaya diri.
Masa pakai baterai cukup solid untuk segmen ini. Baterai Penerbangan Cerdas standar dinilai hingga 36 menit, sementara opsi yang diperpanjang dapat memperpanjangnya hingga sekitar 52 menit. Sistem penglihatan omnidirectional secara aktif menghindari rintangan seperti tebing dan dinding, membuat drone ini ramah bagi pemula. Lito X1 juga menambahkan sensor LiDAR yang menghadap ke depan untuk peningkatan penginderaan kedalaman dan deteksi rintangan yang lebih tepat.

Lito 1 menggunakan sensor 48MP 1/2 inci yang dapat mengambil foto 8K dan video 4K/60fps. Namun, Lito X1 adalah titik di mana semuanya menjadi lebih menarik. Ia menggunakan sensor yang lebih besar, yaitu 1/1.3 inci (dengan resolusi yang sama), dan menambahkan dukungan untuk video HDR 4K/60fps, perekaman gerak lambat 4K/100fps, dan D-Log M 10-bit.
Tersedia juga banyak fitur perangkat lunak seperti pelacakan subjek, mode pengambilan gambar cepat, time-lapse, dan panorama. Secara keseluruhan, seri Lito terasa seperti upaya untuk membuat drone tingkat pemula menjadi sedikit lebih mumpuni, tanpa membuatnya lebih sulit digunakan.
Harga dan ketersediaan:
Harga di China dimulai dari 1.999 yuan atau Rp5 jutaan untuk Lito 1, dengan paket yang lebih mahal tergantung pada pengontrolnya. Di Eropa, Lito 1 dihargai €339 atau Rp6,8 jutaan, dengan Fly More Combo (DJI RC-N3) seharga €479 atau Rp9,6 jutaan. Lito X1 dibanderol mulai dari 2.488 yuan atau Rp6,2 jutaan di China, sementara harga di Eropa dimulai dari €419 atau Rp8,4 jutaan, hingga €579 atau Rp11,6 jutaan untuk Fly More Combo dengan kontroler DJI RC 2.
Kedua drone tersebut sudah tersedia untuk dipesan melalui situs pembelian online dan pengecer resmi. (nano)















Facebook Comments