Stok Beras dan Minyak Goreng Aman Sampai Akhir Tahun, Masyarakat Diimbau Tidak Panic Buying

banner 468x60
Ilustrasi. (Foto: Dok. Bulog)

Sukoharjonews.com (Jakarta) – Perum Bulog memastikan ketersediaan stok pangan pokok nasional, khususnya beras dan minyak goreng, berada dalam kondisi sangat aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun. Untuk itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying.

Direktur Utama Perum Bulog, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan saat ini stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang berada di bawah penguasaan BULOG mencapai 3,74 juta ton. Ia menjelaskan jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah seiring berlangsungnya masa panen di berbagai daerah serta kegiatan penyerapan gabah dan beras dalam negeri yang terus dilakukan oleh Bulog.

“Stok beras yang dikuasai BULOG saat ini berada pada level yang sangat kuat, yakni sekitar 3,74 juta ton.

“Dengan adanya panen di berbagai daerah serta upaya penyerapan yang terus kami lakukan, kami memproyeksikan stok tersebut akan meningkat dan pada akhir Maret dapat mencapai kisaran 4,5 hingga 5 juta ton,” ujarnya, dikutip dari laman KabarBUMN, Rabu (11/3/2026).

Selain memastikan ketersediaan beras, Bulog juga menjamin pasokan minyak goreng tetap terjaga. Hal ini didukung oleh kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dari Kementerian Perdagangan yang menetapkan alokasi bagi Bulog sekitar 46 juta liter Minyakita setiap bulan.

Dengan dukungan pasokan tersebut, Bulog menegaskan bahwa ketersediaan beras dan minyak goreng bagi masyarakat tetap aman dan terjamin hingga akhir tahun.

“Dengan stok beras yang kuat serta dukungan pasokan minyak goreng melalui kebijakan DMO, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan.

“Kami memastikan pasokan tetap tersedia dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tambah Ahmad Rizal Ramdhani.

Tidak hanya dua komoditas utama tersebut, ketersediaan berbagai bahan pokok lainnya juga terpantau mencukupi. Berdasarkan pemantauan di lapangan, harga sejumlah komoditas sembako masih relatif stabil dan terkendali di pasar.

Seiring dengan kondisi tersebut, masyarakat kembali diingatkan untuk berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan serta menghindari pembelian dalam jumlah berlebihan.

“Tidak perlu ada kepanikan di masyarakat. Stok pangan nasional dalam kondisi aman dan pemerintah terus memastikan ketersediaannya.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan berbelanja secara wajar,” tutup Dirut Bulog.

Ke depan, Bulog bersama pemerintah akan terus melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan distribusi, penyerapan hasil produksi dalam negeri, serta pelaksanaan berbagai program stabilisasi pangan. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *