
Sukoharjonews.com – Dengan tes ini, kami ingin mengajak Anda untuk merenungkan luka emosional yang kita masing-masing bawa di dalam diri kita. Renungkan kebutuhan untuk mengobatinya agar dapat menghadapi masa depan dengan lebih tenang.
Dikutip dari Namastest, Sabtu (27/12/2025), luka emosional bukan hanya luka yang diakibatkan oleh peristiwa dramatis atau traumatis yang memengaruhi ranah emosi. Tidak, luka emosional juga merupakan hambatan, celah yang dapat kita rasakan dan yang, jika tidak disembuhkan, mencegah kita untuk menjalani hidup sepenuhnya.
Oleh karena itu, penyembuhan luka emosional pertama-tama adalah tindakan mengakui luka tersebut. Pengakuan bahwa kita membutuhkan refleksi dan pemulihan. Langkah pertama dalam menyembuhkan luka emosional adalah menerima bahwa tidak semuanya telah hilang, atau sedang hilang, terlepas dari keinginan Anda.
Pilih salah satu dari 3 gambar yang ditawarkan, gambar yang paling menarik perhatian Anda. Kemudian bacalah profil yang sesuai dengan pilihan Anda:
Gambar no. 1
Gambar ini menunjukkan bahwa luka yang perlu disembuhkan adalah luka pengabaian.
Penyebabnya bisa datang dari jauh, seringkali dari masa kanak-kanak, tetapi juga bisa merupakan hasil dari sikap pribadi di masa dewasa.
Saran yang ingin diberikan tes emosional kami kepada Anda adalah: untuk menyembuhkan luka Anda, Anda perlu lebih percaya diri, tidak merasa seperti kambing hitam atau orang yang kesepian.
Gambar no. 2
Luka emosional yang harus disembuhkan berkaitan dengan ketidakadilan.
Kita tentu hidup di dunia yang aneh, tempat di mana keadilan sering dilupakan.
Bereaksi terhadap keadaan ini dengan menutup diri atau memicu kebencian dan balas dendam bukanlah cara terbaik untuk menegakkan keadilan.
Fleksibilitas yang lebih besar, yang tidak berarti kepatuhan, dapat membantu mengatasi luka emosional ini.
Gambar no. 3
Ini adalah pilihan yang menghadapi salah satu luka yang paling sulit diatasi: luka pengkhianatan.
Ditujukan bukan hanya pada beberapa tingkatan, tetapi juga sebagai hilangnya titik acuan, kehilangan sesuatu yang dianggap tak tergoyahkan.
Kesadaran bahwa pengkhianatan itu ada harus mendorong kehati-hatian, keseimbangan yang lebih besar, tetapi tanpa pernah kehilangan antusiasme dan keinginan untuk berbuat sesuatu.
Menerima bahwa ada orang yang bisa berkhianat adalah langkah pertama dalam mengatasi luka emosional ini. (nano)















Facebook Comments