
Sukoharjonews.com (Jakarta) – Dalam rangka menghadirkan layanan transportasi yang ramah bagi semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas, PT Railink menggelar Pelatihan Pelayanan Terhadap Kebutuhan Penyandang Disabilitas yang ditujukan bagi Petugas Frontliner dan Tim Pelayanan KA Srilelawangsa.
Kegiatan tersebut berlangsung di Karibia Boutique Hotel sebagai bagian dari upaya meningkatkan aksesibilitas layanan perjalanan di Sumatera Utara. Pelatihan tersebut menghadirkan pembekalan yang menyeluruh mengenai cara berinteraksi dengan penyandang disabilitas secara tepat dan beretika.
Narasumber memberikan materi terkait pemahaman dasar disabilitas, metode pendampingan aman bagi penyandang disabilitas netra dan fisik, hingga pengenalan Juru Bahasa Isyarat untuk membantu meningkatkan kemampuan komunikasi petugas.
Seluruh rangkaian materi disiapkan untuk membentuk pola pikir yang lebih inklusif dan meningkatkan sensitivitas petugas terhadap kebutuhan setiap pelanggan. Setelah mengikuti penyampaian materi teori, peserta langsung mengikuti sesi praktik di stasiun melalui simulasi situasi nyata.
Para petugas dilatih untuk menangani berbagai kondisi di lapangan, mulai dari memberikan bantuan kepada pengguna kursi roda, memandu pelanggan tunanetra, hingga memastikan pendampingan dilakukan dengan aman dan sesuai standar layanan. Pendekatan praktik ini dirancang agar peserta benar-benar siap menerapkan prinsip pelayanan inklusif dalam pekerjaan harian mereka.
Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan perusahaan.
Ia menyampaikan, “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, termasuk memastikan bahwa pelayanan bagi pelanggan penyandang disabilitas dilakukan dengan penuh empati, profesionalisme, dan standar keselamatan yang tinggi.”
“Pelatihan ini adalah langkah penting untuk memastikan seluruh petugas kami siap memberikan layanan terbaik bagi semua pengguna jasa,” terangnya, dikutip dari laman KabarBUMN, Sabtu (22/11/2025).
Kegiatan pelatihan ini berlangsung lancar dan mendapatkan respons positif dari seluruh peserta. PT Railink berharap upaya ini mampu memperkuat kualitas pelayanan di lapangan sehingga tercipta pengalaman perjalanan yang benar-benar inklusif bagi semua pengguna KA Srilelawangsa dan layanan KAI Bandara lainnya.
Sebagai penghubung antara pusat kota dan bandara, KAI Bandara turut mengingatkan para pelanggan untuk melakukan pemesanan tiket lebih awal. Penumpang disarankan memilih jadwal keberangkatan yang memberi waktu cukup sebelum penerbangan, yaitu minimal 2 jam sebelum penerbangan domestik dan 3 jam sebelum penerbangan internasional, agar perjalanan lebih nyaman dan tepat waktu.
Informasi terkait jadwal perjalanan, tarif, maupun pemesanan tiket dapat diakses melalui situs resmi PT Railink di www.railink.co.id. (nano)















Facebook Comments