Tak Berkategori  

Kades Bekonang Positif Corona, Roda Pemerintahan Terancam Tak Berjalan

banner 468x60
Kades Bekonang, Mojolaban diketahui positif corona. Gugus tugas langsung melakukan rapid test pada Muspika dan perangkat desa dan hasilnya non reaktif.

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Satu positif corona yang muncul di Desa Bekonang, Mojolaban ternyata menimpa sang kepala desa (Kades). Hasil laboratorium untuk tes swab sang kades sudah turun dan hasilnya konfirm positif corona. Ada wacana untuk melakukan karantina pada semua perangkat desa (perdes) sehingga rodak pemerintahan dan pelayanan terancam tidak berjalan. Saat ini, sang kades menjalani rawat inap di rumah sakit.



“Saat ini riwayat kades tersebut tengah ditelusuri untuk mengetahui tertular corona dari mana. Termasuk menelusuri kontak erat dengan kades,” jelas Jubir Percepatan Penanganan Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Minggu (21/6/2020).

Yunia juga mengatakan, selain melakukan penelusuran, gugus tugas juga langsung menggelar rapid test pada Muspika Kecamatan Mojolaban, perangkat desa Bekonang. Dari hasil rapid test tersebut diketahui hasilnya non reaktif semuanya. Riwayat perjalanan kades, ujat Yunia, masih ditelususi petugas apakah sebelumnya punya riwayat perjalanan luar kota atau tidak.

Disinggung untuk penambahan kasus positif di Weru, Yunia mengaku merupakan putra dari pasien positif yang pertama. Saat ini ada dua kasus positif di Weru. Untuk Kecamatan Sukoharjo, juga terjadi penambahan tiga kasus positif. Masing-masing di Kelurahan Mandan (meninggal dunia), Kelurahan Joho, dan Combongan.

Sementara itu, Camat Mojolaban, Iwan Setiyono menyatakan, sesuai dengan protokol kesehatan, keluarga dan kontak erat dengan kades dikarantina. Bahkan, karantina juga diwacanakan untuk semua perangkat desa. Namun, hal itu masih didiskusikan dengan Gugus Tugas Kabupaten. Pasalnya, jika semua perangkat desa dikarantina semua, otomatis roda pemerintahan dan pelayanan pada masyarakat tidak akan berjalan.

“Untuk kontak erat langsung karantina, khusus perangkat desa masih konsultasikan dengan Gugus Tugas Kabupaten,” kata Iwan. (erlano putra)



How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *