
Sukoharjonews.com – Xiaomi telah meluncurkan Xiaomi 17 di China, tanpa menggunakan branding “16” dan langsung menuju flagship terbarunya. Perangkat ini hadir sebagai ponsel pertama yang ditenagai oleh Snapdragon 8 Elite Gen 5 dari Qualcomm, prosesor kelas atas terbaru dari produsen chip tersebut yang diumumkan awal pekan ini.
Dikutip dari Gizmochina, Sabtu (4/10/2025), Xiaomi 17 memiliki bobot 191g dan memiliki layar datar 6,3 inci dengan bezel tipis 1,18mm. Layarnya menggunakan Dragon Crystal Glass Xiaomi untuk perlindungan dan mendukung kecerahan puncak hingga 3.500 nits. Ponsel ini juga bersertifikat IP66, IP68, dan IP69, yang berarti tahan terhadap debu dan air. Empat pilihan warna akan tersedia saat peluncuran.
Salah satu poin utama yang dibahas adalah baterainya. Meskipun ukurannya ringkas, Xiaomi telah membenamkan baterai 7.000mAh di dalamnya. Perusahaan mengklaim baterai ini memungkinkan pemutaran video pendek lebih dari 12 jam, yang diklaim bahkan lebih tahan lama daripada iPhone 17 jika dipasangkan dengan power bank magnetik 5.000mAh.
Sistem pendinginan juga telah ditingkatkan. Ponsel ini memperkenalkan sistem pompa dingin cincin tiga dimensi baru, yang menurut Xiaomi tiga kali lebih efisien daripada ruang uap tradisional. Hal ini akan membantu mempertahankan kinerja selama bermain game yang lebih lama atau beban kerja AI.
Pengaturan kamera belakang mencakup sensor utama Light Hunter 950 1/1,31 inci, bersama dengan kamera ultra-lebar dan telefoto 50MP. Di bagian depan, sensor 50MP menangani swafoto.
Harga dan ketersediaan:
Harga mulai dari 4.499 yuan atau Rp10,5 jutaan untuk model 12GB/256GB. Konfigurasi yang lebih tinggi dibanderol dengan harga sebagai berikut:
– 12GB + 512GB: 4.799 yuan atau Rp11,2 jutaan
– 16GB + 1TB: 4.999 yuan atau Rp11,6 jutaan
Xiaomi 17 diluncurkan bersamaan dengan model Pro dan Pro Max, tetapi versi yang lebih kecil ini jelas ditujukan bagi pengguna yang menginginkan performa unggulan dalam bodi yang lebih ringan dan ringkas. Meskipun belum ada tanggal peluncuran global yang diumumkan secara resmi, ponsel-ponsel ini diperkirakan akan melintasi batas negara pada awal tahun 2026. (nano)















Facebook Comments