Tak Berkategori  

Polisi Sukoharjo Dilengkapi Bodycam Saat Operasi Patuh Candi 2025, Ini Fungsinya

banner 468x60
Petugas Satlantas Polres Sukoharjo dilengkapi bodycam selama Operasi Patuh Candi 2025 .

Sukoharjonews.com – Operasi Patuh Candi 2025 resmi dimulai Polres Sukoharjo dengan diawali denganApel Gelar Pasukan di Lapangan Presisi Mapolres Sukoharjo, Senin (14/7/2025). Apel dipimpin oleh Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Kapolres menyampaikan Operasi Patuh yang dilaksanakan selama 14 hari ke depan, terhitung mulai tanggal 14 hingga 27 Juli 2025.

AKBP Anggaito Hadi Prabowo menjelaskan bahwa Operasi Patuh Candi merupakan bentuk upaya cipta kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), khususnya pasca pencanangan Hari Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan oleh lima pilar keselamatan. Operasi ini juga menjadi wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat, sesuai dengan Commander Wish Kapolda Jateng.

“Sebanyak 63 personel Polres Sukoharjo dikerahkan dalam operasi ini, dengan sasaran utama meliputi segala bentuk potensi gangguan, ambang gangguan, dan gangguan nyata yang dapat memicu kemacetan, pelanggaran, maupun kecelakaan lalu lintas,” ungkap Kapolres.

Lebih lanjut, AKBP Anggaito memaparkan data perbandingan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas dalam pelaksanaan Operasi Patuh sebelumnya. Tahun 2023 tercatat sebanyak 1.698 kasus pelanggaran, sedangkan pada 2024 meningkat menjadi 2.894 kasus, atau naik 1.196 kasus. Sementara itu, jumlah teguran pada 2023 sebanyak 594 kasus, melonjak menjadi 2.989 kasus pada 2024, naik 2.395 kasus atau 89%.

“Namun, kabar baiknya adalah jumlah kecelakaan lalu lintas menurun. Pada 2023 terjadi 18 kasus, dan pada 2024 menurun menjadi 13 kasus, turun lima kasus atau sekitar 28%. Jumlah korban meninggal dunia tetap nihil selama dua tahun terakhir,” jelasnya.

Menurut Kapolres, dalam pelaksanaannya, Operasi Patuh Candi 2025 akan mengedepankan pendekatan edukatif, persuasif, dan humanis kepada masyarakat. Penegakan hukum tetap dilakukan secara elektronik, baik statis maupun mobile, guna mendorong budaya tertib lalu lintas.

Sebagai upaya untuk mendukung penindakan yang transparan dan profesional, dalam kesempatan yang sama Polres Sukoharjo juga meluncurkan penggunaan bodycam (kamera tubuh) bagi anggota Satlantas yang bertugas di lapangan.

“Penggunaan bodycam ini sebagai langkah antisipasi terhadap kejadian yang tidak diinginkan, baik perlawanan dari pengguna jalan maupun potensi pelanggaran oleh petugas. Semua terekam dan tersambung langsung ke Command Center Lalu Lintas,” jelas AKBP Anggaito.

Dalam tahap awal, 10 unit bodycam telah dibagikan kepada personel Satlantas, dari total 63 anggota yang akan dilengkapi secara bertahap. Perangkat ini diprioritaskan untuk anggota yang melakukan penindakan langsung di jalan.

“Dengan bodycam ini, tidak hanya pengawasan kepada masyarakat yang ditingkatkan, tetapi juga pembinaan dan pengawasan terhadap anggota agar profesional, humanis, dan akuntabel dalam bertugas,” tambah Kapolres. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *