Tak Berkategori  

Bagaimanakah Adab Agar Doa Kita Diterima dan Diijabah?

banner 468x60
Adab berdoa agar diijabah Allah.(Foto: medium)

Sukoharjonews.com – Berdoa merupakan salah satu bentuk ibadah yang paling mulia dalam Islam. Doa adalah cara seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Allah, memohon pertolongan, dan menyampaikan segala harapan serta keluh kesah. Agar doa lebih berpeluang dikabulkan oleh Allah, terdapat adab-adab yang dianjurkan untuk dipenuhi.


Dikutip dari Bincang Syariah, pada Minggu (20/4/2025) berikut adab agar doa segera dikabulkan oleh Allah:

1. Memilih Waktu yang Tepat
Doa akan lebih mudah dikabulkan jika dilakukan di waktu-waktu yang istimewa. Misalnya saat hari Jumat, atau di waktu sahur. Selain itu, ada momen-momen khusus seperti ketika sujud dalam salatDoa juga mustajab jika dipanjatkan oleh orang yang sedang dalam kondisi khusus seperti musafir, orang yang dizalimi, orang tua kepada anaknya, dan orang yang sedang berpuasa.

2. Berdoa dengan Khusyuk dan Penuh Harap
Ketika berdoa, dianjurkan untuk menghadap kiblat, mengangkat tangan, dan tidak berlebihan dalam merangkai kata-kata. Doa sebaiknya disampaikan dengan penuh rasa harap dan takut, serta dengan hati yang tunduk kepada Allah. Allah berfirman:

اُدْعُوْا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا وَّخُفْيَةًۗ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْمُعْتَدِيْنَۚ

“Berdoalah kepada Tuhanmu dengan rendah hati dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.”
[QS. Al-A’raf: 55]

اِنَّهُمْ كَانُوْا يُسٰرِعُوْنَ فِى الْخَيْرٰتِ وَيَدْعُوْنَنَا رَغَبًا وَّرَهَبًاۗ وَكَانُوْا لَنَا خٰشِعِيْنَ

“Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam kebaikan dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas, dan mereka adalah orang-orang yang khusyuk kepada kami.”
[QS. Al-Anbiya’: 90]


3. Merendahkan Suara dalam Doa
Berdoa dengan suara pelan mencerminkan adab yang baik dan menunjukkan kerendahan hati. Suara yang lembut lebih mudah menghadirkan kekhusyukan dan keikhlasan dalam hati. Dalam keadaan seperti ini, seseorang akan memohon sebagaimana orang yang benar-benar butuh—penuh rasa hina dan harap.

Allah memuji Nabi Zakaria dalam firman-Nya:

اِذْ نَادٰى رَبَّهٗ نِدَاۤءً خَفِيًّا

“(Yaitu) tatkala ia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut.”
[QS. Maryam: 3]

Selain itu, berdoa dengan suara pelan juga menjadi bentuk penghormatan terhadap nikmat besar yang sedang kita minta.


4. Memperbanyak Permohonan
Hendaknya ketika berdoa kepada Allah benar-benar dalam kondisi memohon karunia-Nya, utamanya memohon karunia kebaikan akhirat. Hal ini sebagaimana firman-firman-Nya.

وَسْـَٔلُوا اللّٰهَ مِنْ فَضْلِهٖۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمًا

Artinya; “Dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya”. [QS. An-Nisâ’: 32].

فَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَّقُوْلُ رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا وَمَا لَهٗ فِى الْاٰخِرَةِ مِنْ خَلَاقٍ

Artinya; “Maka di antara manusia ada orang yang bendoa, ‘Wahai Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia’, dan tiadalah baginya bagian (yang menyenangkan) di Akhirat.”[QS. Al-Baqarah: 200].

Demikian penjelasan mengenai agar doa segera dikabulkan. Semoga doa kita segera diijabah oleh Allah SWT. Wallahu a`lam.(cita septa)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *