Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Warga yang tinggal di aliran Kali Langsur resah dengan perubahan warna air di kali tersebut. Saat ini, air Kali Langsur berubah warna menjadi hijau kebiruan dan diduga perubahan warna tersebut karena pencemaran lingkungan akibat limbah pabrik. Perubahan warga air Kali Langsur terjadi sejak Sabtu (12/7) dan dikhawatirkan ikut mencemari air sumur milik warga.
“Perubahan warna air kali sebenarnya sudah biasa. Hal itu terjadi saat ada pembuangan limbah pabrik di kali. Warnanya pun berubah-ubah,” ungkap salah satu warga Kampung Kelurahan, Kecamatan Sukoharjo, Wawan, Senin (15/7).
Menurutnya, saat pabrik di bagian hulu membuang limbah warna, air kali pasti ikut berubah. Terkadang berwarna merah, hitam, hingga biru kehitaman. Warga sendiri tidak tahu jadwal pembuangan limbah warna tersebut ke Kali Langsur. Wawan mengaku, saat limbah dibuang ke kali terkadang keluar bau menyengat. Dia juga mengaku, pembuangan limbah ke Kali Langsur tersebut berdampak pada sumur warga terutama yang tinggal di dekat aliran kali. Akibatnya, air sumur tidak bisa digunakan untuk memasak.
Dia juga mengatakan, air Kali Langsur berwarna tersebut juga berdampak pada tanah dan tanaman terutama bagi petani padi yang irigasinya berasal dari Kali Langsur. Air kali yang tercemar limbah menyebabkan tanaman mengerdil dan rusak. “Tercemarnya Kali Langsur juga berimbas pada ternak milik warga karena sembilan ekor anak itiknya ditemukan mati di pinggi kali pada Minggu (15/7).
Alfi sendiri membenarkan ternak itiknya ada yang mati di Kali Langsur. Dia menduga matinya sembilan anak itiknya karena air Kali Langsur yang berubah jadi warna hijau akibat limbah. Alfi yang tinggal di Kampung Langsur RT 1/1 mengaku sudah biasa melihat air kali yang berubah-ubah warna. Warga juga mengeluhkan bau tidak sedap yang muncul saat malam hari ketika limbah dibuang.
Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan (DLH) Agustinus Setiyono mengaku belum ada laporan dari warga terkait warna air Kali Langsur yang berubah warna. DLH akan melakukan pengecekan ke lokasi terhadap kondisi air Kali Langsur tersebut. Menurutnya, petugas akan mengambil sampel air Kali Langsur dan dicek di laboratorium. “Kami akan cek sumber pencemarannya. Apakah karena limbah industri atau dari sumber lain akan kami cari penyebabnya,” ujarnya. (erlano putra)
Tinggalkan Komentar