Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Dia adalah Andika Bagas Dirgantoro, 18, warga Kampung Carikan RT 3/5, Kelurahan Tegalharjo, Sukoharjo. Alumni SAMN 1 Sukoharjo yang baru saja diterima di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) berhasil keluar sebagai Juara I Lomba Vlog Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang digelar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Video peduli sampah berdurasi tiga menit tersebut mengantarkannya jadi Juara I.
Video tersebut saat ini telah diunggah di Youtube dan sudah disaksikan lebih dari seribu kali. Anak pasangan suami istri (Pasutri) Sriyono-Handayani tersebut patut berbangga dengan prestasi tersebut. Ide video peduli sampah tersebut memang berangkat dari adanya lomba tersebut. Karena temanya peduli sampai, video yang dia buat juga bertemakan sampah yang ada di Sukoharjo.
“Proses pengambilan gambar sendiri selama tujuh hari saat bulan puasa lalu. Gambar yang diambil ya soal sampah dan juga TPA Mojorejo,” ujar Bagas didampingi ibunya, Handayani, Jumat (12/7).
Pada intinya, ujar Bagas, dalam video berbahasa Jawa tersebut menceritakan seorang pemuda prihatin dengan banyaknya sampah dan penasaran sampah tersebut dikemanakan. Video tersebut dilengkapi dengan informasi-informasi seputar sampah dan diakhiri dengan ajakan pada diri sendiri dan masyarakat untuk peduli pada sampah.
Menurutnya, dalam lomba tersebut ada ratusan peserta yang kemudian diambil delapan finalis. Bagas mengaku awalnya dihubungi dari panitia lomba jika vidionya masuk delapan finalis. Selang beberapa hari kemudian diberitahu lagi jika masuk tiga besar dan diundang ke Jakarta untuk menerima penghargaan. Dalam acara itulah dirinya baru tahu jika dirinya keluar sebagai Juara I.
Hadiah dan penghargaan sendiri telah dia terima pada 5 Juli lalu. Bagas mendapatkan hadiah kamera Go-Pro 7 dan uang Rp7,5 juta. Handayani sendiri mengaku bangga dengan anak tunggalnya tersebut karena berhasil keluar sebagai juara di tingkat nasional. Dia mengaku, Bagas memang bercita-cita jadi produser sehingga memutuskan masuk IKJ.
Sementara itu, rasa bangga juga disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sukoharjo Agustinus Setyono. Menurutnya, dalam pengelolaan sampah dibutuhkan pertisipasi semua eleman masyarakat. Tanda dukungan masyarakat, pengelolaan sampah tidak akan berhasil dengan baik. Utamanya terkait program bank sampah yang dicanangkan pemerintah daerah.
Saya mengapresiasi pada pemuda seperti Bagas ini yang telah peduli pada sampah-sampah yang ada. Dukungan masyarakat sangat kami harapkan,” ujarnya. (erlano putra)
Tinggalkan Komentar