Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Update data kasus Corona di Kabupaten Sukoharjo per 24 April hari ini, jumlah kasus terkonfirmasi positif Corona kembali mengalami kenaikan dua kasus. Dengan tambahan dua kasus positif tersebut, saat ini total kasus positif Corona di Sukoharjo mencapai 23 kasus. Rinciannya, delapan menjalani isolasi mandiri, 11 dirawat, satu sembuh, dan tiga meninggal dunia. Belum tercatat penambahan dua kasus ini dari kecamatan mana.
Berdasarkan pantauan di website www.corona.sukoharjokab.go.id, untuk orang dalam pemantauan (ODP) Corona naik menjadi 564 orang. Jumlah tersebut naik tujuh kasus karena sehari sebelumnya ODP baru mencapai 557 orang. Rincian untuk ODP terdiri dari 323 selesai pemantauan, 229 menjalani isolasi mandiri, 11 dirawat dan satu meninggal. Untuk pasien dalam pengawasan (PDP) justru kembali turun dari 16 menjadi 14 kasus. Terdiri dari sembilan menjalani rawat inap, empat isolasi mandiri, dan satu meninggal.
Seperti diketahui, dalam tiga hari terakhir kasus positif terus mengalami kenaikan. Kasus positif sendiri masih berada di lima kecamatan yang sudah menjadi zona merah. Yakni, Kecamatan Grogol, Baki, Kartasura, Mojolaban, dan Kecamatan Nguter. “Dalam beberapa hari ke depan memang sudah diperkirakan kemungkinan data kasus positif naik karena jumlah kontak erat terhadap pasien positif juga naik,” ujar Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati.
Kontribusi naiknya jumlah kontak erat karena munculnya kasus baru. Dengan adanya kasus baru, otomatis warga yang masuk dalam kategori kontak erat juga naik. Baik itu dari lingkungan keluarga maupun tenaga kesehatan yang sempat memeriksa atau merawat pasien. (erlano putra)
Tinggalkan Komentar