Sukoharjonews.com – Hong Leong Yamaha Motor telah resmi meluncurkan Yamaha Y16ZR-R model tahun 2026 di Malaysia. Peluncuran ini menyusul kehadiran model serupa di Vietnam yang dipasarkan dengan nama Yamaha Exciter 155 VVA. Model baru ini menghadirkan peningkatan tidak hanya pada tampilan, tetapi juga pada mesin, sistem keselamatan, konektivitas, dan rasio gigi. Tersedia pula edisi khusus Pramac Racing Replica yang diproduksi terbatas hanya 3.000 unit.
Dilansir dari Greatbiker, Sabtu (22/8/2026), Yamaha Y16ZR-R standar memiliki harga jual yang disarankan sebesar 10.888 Ringgit atau Rp47,7 jutaan, sedangkan Y16ZR-R Pramac Racing Replica Limited Edition dibanderol seharga 13.388 Ringgit atau Rp58,7 jutaan. Harga-harga tersebut belum termasuk pajak jalan, asuransi, dan biaya registrasi.
Tampilan yang benar-benar baru, termasuk desain lampu depan LED yang segar
Y16ZR-R model 2026 hadir dengan desain fairing yang diperbarui, khususnya pada bagian depan yang kini mengusung lampu depan LED baru serta garis bodi samping yang lebih tajam dan aerodinamis dibandingkan model Y16ZR sebelumnya. Bagian belakang juga telah didesain ulang dengan lampu belakang horizontal, memberikan kesan tampilan yang lebih rendah dan lebar saat dilihat dari belakang.
Desain lampu depan baru ini menghasilkan distribusi cahaya yang lebih merata, dilengkapi dengan lampu posisi yang memberikan sentuhan khas pada bagian depan. Motor ini tetap mempertahankan filosofi desain Underbone Sport, yang mengutamakan proporsi ringkas dan posisi berkendara yang ergonomis.
Model standar tersedia dalam tiga pilihan warna: Kouka Grey, Raijin Green, dan Yoru Black; masing-masing dipadukan dengan grafis dan detail berwarna hitam untuk mempertegas nuansa sporty pada motor ini.
Mesin 155cc VVA kini lebih bertenaga, menghasilkan tenaga sebesar 18,5 PS
Sektor dapur pacu tetap mengandalkan mesin 155cc satu silinder, 4-tak, SOHC, 4-katup, berpendingin cairan dengan teknologi VVA (Variable Valve Actuation) dan sistem injeksi bahan bakar, namun telah disempurnakan untuk meningkatkan performa dibandingkan model sebelumnya. Rasio kompresi ditingkatkan menjadi 11,6:1, menghasilkan tenaga maksimum 13,6 kW pada 9.500 rpm (atau sekitar 18,5 PS), sementara torsi maksimumnya mencapai 14,4 Nm pada 8.500 rpm.
Dibandingkan dengan model Y16ZR sebelumnya yang memiliki tenaga sekitar 17,7 PS, peningkatan tenaga pada model baru ini mungkin tidak terlihat signifikan secara angka; namun, Yamaha juga telah menyesuaikan transmisi dan rasio gigi agar respons kendaraan lebih lincah pada kecepatan tinggi.
Transmisi 6-percepatan dengan Assist & Slipper Clutch
Yamaha Y16ZR-R menggunakan transmisi manual 6-percepatan yang dipadukan dengan fitur Assist & Slipper Clutch; fitur ini mengurangi beban saat menarik tuas kopling dan membantu meminimalkan efek sentakan pada roda belakang saat melakukan penurunan gigi secara cepat.
Yamaha juga mengubah rasio final drive dengan menggunakan gir depan 14 mata dan gir belakang 48 mata, yang bertujuan untuk meningkatkan respons akselerasi, terutama pada kecepatan tinggi.
Berbekal mesin 155cc VVA yang menghasilkan tenaga 18,5 PS serta transmisi 6-percepatan, Y16ZR-R mempertahankan posisinya sebagai motor underbone bergaya sporty yang mengutamakan performa dan karakter mesin putaran tinggi, namun tetap cocok untuk penggunaan sehari-hari.
Fitur TCS pertama pada motor underbone Yamaha
Salah satu perubahan utama pada Y16ZR-R adalah penyematan Traction Control System (TCS). Sistem ini membantu mengontrol putaran roda belakang saat gas dibuka di permukaan jalan dengan traksi rendah, seperti jalanan basah atau licin.
Informasi dari peluncuran di Malaysia menunjukkan bahwa ini adalah kali pertama Yamaha menerapkan sistem kontrol traksi pada motor underbone-nya, sehingga fitur bantuan pengendara pada Y16ZR-R kini setara dengan fitur pada motor sport berkapasitas lebih besar.
Namun, sistem ABS yang digunakan masih bertipe single-channel (hanya bekerja pada roda depan), bukan ABS dual-channel yang mengontrol roda depan dan belakang secara bersamaan.
Rem cakram depan dan belakang berukuran 267 mm. Sistem pengereman depan menggunakan cakram berukuran 267 mm dengan kaliper 2-piston dan ABS, sedangkan bagian belakang menggunakan cakram 267 mm serupa namun dengan kaliper 1-piston.
Penggunaan rem cakram dengan ukuran yang sama pada kedua roda mempertahankan karakter pengendalian yang sporty, terutama saat dipadukan dengan TCS serta Assist & Slipper Clutch, yang meningkatkan rasa percaya diri baik saat akselerasi maupun deselerasi.
Twin Funnel meningkatkan suara asupan udara saat berakselerasi
Fitur baru lainnya yang dihadirkan Yamaha adalah Twin Funnel Intake System, yang mencakup desain ulang saluran masuk udara dan kotak filter udara untuk mengarahkan suara udara yang masuk ke mesin agar lebih terdengar jelas oleh pengendara.
Sistem ini tidak meningkatkan tenaga mesin layaknya sistem induksi paksa (forced induction), melainkan menyesuaikan karakter akustik kendaraan, sehingga pengendara dapat mendengar suara asupan udara dengan lebih jelas saat tuas gas dibuka secara agresif, menciptakan pengalaman berkendara yang lebih sporty.
Layar LCD baru dengan konektivitas smartphone
Panel instrumen tetap menggunakan layar LCD digital, namun telah didesain ulang dan dilengkapi dengan Simple Communication Control Unit (SCCU) untuk konektivitas smartphone.
Sistem aplikasi Y-On dapat menampilkan notifikasi panggilan masuk dan pesan, serta memantau informasi perawatan, rute perjalanan, konsumsi bahan bakar, dan lokasi terakhir kendaraan.
Selain itu, kendaraan ini dilengkapi dengan Smart Key System dan port USB untuk mengisi daya perangkat elektronik, menjadikannya praktis untuk penggunaan sehari-hari, meskipun karakteristik utamanya adalah desain underbone yang sporty.
Pelek 17 inci dengan ban belakang lebar berukuran 120 mm
Ukuran pelek depan dan belakang adalah 17 inci, dengan ban depan berukuran 90/80-17 dan ban belakang 120/70-17, yang tergolong cukup lebar untuk sepeda motor jenis underbone.
Suspensi depan menggunakan tipe teleskopik, sedangkan model standar menggunakan monoshock KYB (Kayaba) di bagian belakang, mempertahankan struktur yang ringkas serta karakteristik pengendalian yang responsif.
Tangki bahan bakar memiliki kapasitas 5,4 liter, cocok untuk berkendara di dalam kota maupun perjalanan jarak menengah. Kendaraan ini tetap menggunakan sistem injeksi bahan bakar.
Sorotan utamanya adalah Y16ZR-R Pramac Racing Replica
Selain model standar, Yamaha juga meluncurkan Y16ZR-R Pramac Racing Replica Edisi Terbatas, yang menampilkan corak (livery) tim MotoGP Yamaha Prima Pramac pada seluruh bodi sepeda motor. Skema warna khusus ini terinspirasi oleh motor balap tim Pramac, menampilkan detail grafis khas model yang membedakannya secara jelas dari tiga pilihan warna standar.
Eksklusivitasnya tidak berhenti pada skema warna saja; model ini diproduksi terbatas hanya 3.000 unit dan masing-masing memiliki nomor seri unik, sehingga meningkatkan nilai koleksinya dibandingkan model standar.
Model Pramac ini dilengkapi dengan suspensi belakang Öhlins bawaan pabrik
Fitur paling menarik dari Y16ZR-R Pramac Racing Replica adalah suspensi belakang Öhlins yang dapat disetel, yang dipasang langsung dari pabrik untuk menggantikan monoshock KYB standar.
Peningkatan ini bukan sekadar untuk estetika; suspensi Öhlins memungkinkan pengguna menyesuaikan respons suspensi agar lebih pas dengan bobot tubuh dan gaya berkendara mereka. Spesifikasi utama lainnya tetap sama dengan model standar Y16ZR-R.
Pemasangan peredam kejut premium dari pabrik juga membuat model Edisi Terbatas ini benar-benar unggul dalam hal performa, tidak hanya sekadar mengandalkan grafis MotoGP dan nomor seri.
Terdapat kenaikan harga sebesar 2.500 Ringgit atau Rp10,9 Jutaan untuk penggunaan komponen Öhlins dan status edisi terbatas ini
Yamaha Y16ZR-R standar dibanderol seharga 10.888 Ringgit atau Rp47,7 jutaan, sedangkan Pramac Racing Replica Limited Edition dijual seharga 13.388 Ringgit atau Rp58,7 jutaan; terdapat selisih harga sebesar 2.500 Ringgit atau Rp10,9 jutaan.
Selisih harga tersebut sepadan dengan hadirnya skema warna Yamaha Prima Pramac MotoGP, nomor seri unik, dan suspensi belakang Öhlins. Dengan jumlah produksi hanya 3.000 unit, model ini ditujukan bagi mereka yang menginginkan perpaduan performa dan eksklusivitas sebagai barang koleksi.
Model standar tetap menarik dengan mesin 155cc yang telah ditingkatkan (menghasilkan tenaga 18,5 PS), transmisi 6-percepatan, Assist & Slipper Clutch, TCS, ABS roda depan, rem cakram depan dan belakang, Twin Funnel, serta konektivitas ponsel pintar, tanpa perlu mempertimbangkan harga edisi khusus tersebut. Yamaha Y16ZR-R model tahun 2026 menghadirkan peningkatan signifikan dibandingkan Y16ZR versi awal, baik dari segi tampilan, mesin, rasio gigi, maupun sistem elektronik.
Salah satu fitur yang paling menonjol adalah kehadiran TCS (Traction Control System)—fitur yang pertama kalinya disematkan pada sepeda motor jenis underbone Yamaha. Sementara itu, varian Pramac Racing Replica—yang diproduksi terbatas hanya 3.000 unit dan dilengkapi suspensi Öhlins bawaan pabrik—menjadi pilihan paling istimewa bagi mereka yang menginginkan versi Y16ZR-R yang benar-benar unik. (nano)
Tinggalkan Komentar