Trik Perangkat Lunak Paling Keren iPhone Duo Berhasil Ditiru di Samsung Galaxy Z Fold 8 Hanya dalam Beberapa Jam

iPhone Duo. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Ponsel lipat pertama Apple baru saja diumumkan, dan salah satu trik perangkat lunak kecil yang paling keren sudah muncul di perangkat Samsung.

Dilansir dari Gizmochina, Kamis (17/9/2026), sejauh ini, respons publik terhadap iPhone Duo cukup positif, terutama terkait cara iOS 27 menangani konfigurasi layar ganda. Detail yang paling mencolok adalah animasi transisi yang mulus saat ponsel dibuka atau ditutup.

Saat perangkat dilipat, gambar latar belakang (wallpaper) tampak memudar dan seolah meluncur melintasi bagian layar yang bergerak sebelum muncul di sisi lainnya. Ini adalah trik visual cerdas yang memanfaatkan data gerakan dan gradien, sehingga transisi tidak terasa seperti perpindahan kasar antar-layar.

Seorang pemilik Galaxy Z Fold 8 di Reddit (moomanjohnny) melihat hal tersebut dan merasa tidak ingin ketinggalan tren (FOMO). Ia menulis bahwa setelah menonton demo Apple, ia bereksperimen dan menyadari bahwa Fold 8 juga memiliki sensor engsel yang sangat akurat. Langkah selanjutnya cukup sederhana: mengambil data dari sensor engsel dan menggunakannya untuk menciptakan transisi serupa pada kedua layar.

Hasilnya ternyata sangat mirip. Bagian layar yang sedang dibuka atau ditutup berubah menjadi semi-transparan sehingga konten di baliknya terlihat, persis seperti versi iPhone. Konsepnya sama: kombinasi sensor dan trik visual, bukan layar yang benar-benar tembus pandang.

Ini masih sebatas bukti konsep (proof-of-concept), bukan fitur sistem yang sesungguhnya. Pengembang tersebut menggunakan tangkapan layar (screenshot) layar utama, beberapa shader, dan data sudut engsel yang sudah disediakan oleh sistem Android. Saat ini, Samsung tidak mengizinkan aplikasi pihak ketiga mengakses sistem secara cukup mendalam untuk menjadikan fitur ini bagian bawaan dari One UI. Meski demikian, komunitas Reddit terkesan dengan betapa cepatnya hal ini berhasil diwujudkan.

Versi Apple memang terlihat sangat halus dan matang, namun keberhasilan menirunya di Android secara hampir instan (meski baru sebatas bukti konsep) menunjukkan bahwa perangkat kerasnya sebenarnya sudah mampu melakukan hal serupa, seandainya pihak produsen memutuskan untuk menghadirkan fitur tersebut secara resmi. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar