Tak Berkategori  

Tips Tetap Berolahraga di Luar Ruangan Bagi Penderita Asma

banner 468x60
Tips tetap berolahraga di luar ruangan bagi penderita asma. (Foto: Medineformer)

Sukoharjonews.com – Memiliki penyakit asma bukanlah halangan bagi penderitanya untuk dapat beraktivitas, termasuk berolahraga. Untuk itu, ridak perku khawatir bagi penderita asma untuk tetap berolahraga, namun harus tetap memerhatikan beberapa hal.


Dengan memperhatikan intensitas dan jenis olahraga, pengidap asma juga bisa memperoleh kualitas hidup yang baik, sama dengan orang sehat pada umumnya. Mengutip dari Clevelandclinic, berikut beberapa tips agar bagi penderita asma tetap bisa melakukan olahraga:

1. Jangan lupakan perlengkapan
Inhaler penyelamat Anda tidak ada gunanya duduk di rumah saat Anda sedang berlari dalam perlombaan sejauh lima mil,” kata Dr. Pennington. “Pastikan Anda memilikinya sehingga Anda dapat menggunakannya jika diperlukan.”

Dia menyarankan untuk menggunakan inhaler penyelamat Anda 15 menit sebelum memulai aktivitas. Jika Anda merasa sesak napas saat berolahraga, lakukan beberapa isapan untuk meredakannya dalam waktu 10 hingga 15 menit.


2. Ketahui Batasan Anda
Jika Anda perlu istirahat, lakukanlah. “Cuaca hangat membutuhkan lebih banyak energi karena kulit Anda mencoba mendinginkan Anda dan otot Anda bekerja keras,” jelasnya. “Aktivitas yang sama yang bisa Anda lakukan di dalam tanpa masalah mungkin lebih menantang di luar.”

3. Lihat waktu
Rencanakan untuk berolahraga di pagi atau sore hari saat cuaca di luar lebih sejuk.

4. Perhatikan udaranya
Ada yang namanya asma akibat alergi juga. Jadi tetaplah di dalam jika Anda memiliki alergi musiman dan jumlah serbuk sari tinggi.


5. Santai saja
Jangan mulai berlari atau mengendarai sepeda dengan kecepatan penuh. Lakukan pemanasan terlebih dahulu. Luangkan waktu untuk menyesuaikan tubuh Anda dengan suhu panas, terutama jika Anda berasal dari lingkungan ber-AC.

Perlu diingat, jika gejala lain termasuk sesak napas dan rasa sesak di dada, jika Anda mengalami satu atau lebih dari tanda-tanda ini, Dr. Pennington merekomendasikan mengikuti langkah-langkah berikut agar tetap aman:

1. Hentikan aktivitas. Beri diri Anda beberapa menit untuk mengatur napas.
2. Ambil dua isapan dari inhaler penyelamat Anda.
3. Jika itu tidak membantu, ambil dua isapan lagi 15 sampai 20 menit setelah dosis pertama.
4. Jika Anda masih mengalami gejala, cari bantuan atau hubungi ambulance. (cita septa)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *