
Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Data hingga 28 Maret hari ini, jumlah orang dalam pementauan (ODP) Corona di Kabupaten Sukoharjo naik dari 135 menjadi 166 orang. Dengan kata lain, dalam sehari ada kenaikan 31 ODP. Sedangkan untuk pasien dalam pengawasan (PDP) tetap dengan jumlah 11 orang, dan positif Corona dua orang dimana satu orang meninggal dunia. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan tetap tinggap dirumah.
Dari pantauan di website www.corona.sukoharjokab.go.id, hingga sore ini sudah ada 166 ODP Corona. Jumlah tersebut naik 31 orang karena per 27 Maret baru ada 135 ODP Corona. “Kenaikan kasus ODP Corona ini tentu menjadi kewaspadaan bersama. Intinya patuhi kebijakan pemerintah dengan lebih banyak tinggal di rumah,” tandas Ketua Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Virus Corona Sukoharjo, Agus Santosa, Sabtu (28/3/2020).
Menurutnya, naiknya ODP Corona di Sukoharjo bisa disebabkan sejumlah faktor dimana salah satunya masyarakat masih melakukan aktivitas ke luar rumah dan bersinggungan dengan lokasi atau penderita Corona secara tidak sadar. Selain itu, faktor lainnya juga karena mulai banyaknya perantau yang kembali ke Sukoharjo dari kota-kota dengan kasus Corona lokal cukup tinggi.
Terkait hal itu, Agus mengaku sudah menginstruksikan agar setiap RT membentuk satuan tugas pencegahan Corona. Satgas tersebut bertugas melakukan pencegahan di tingkat RT dengan melakukan penyemprotan disinfektan. Selain itu, juga melakukan pemantauan dan pendataan jika ada pendatang baru dari luar negeri atau daerah penyebar lokal Corona. Jika ada pendatang di wilayah masing-masing, warga pendatang tersebut diminta untuk tinggal di rumah saja selama 14 hari.
“Pendatang baru kalau sehat tidak perlu datang ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan lain untuk periksa. Baru kalau mengalami gejala sakit memeriksakan diri ke Puskesmas atau faskes lainnya,” ujarnya. (erlano putra)


Facebook Comments