Sukoharjonews.com – Sayuran berwarna hijau tua ini tentunya sudah tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Sayur ini ternyata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Bagi yang tidak suka, akan sangat disayangkan karena segudang manfaatnya. Salah satu manfaatnya adalah untuk kesehatan kulit.
Dilansir dari Klikdokter, Kamis (19/1/2023), dari segi nutrisi, brokoli banyak mengandung vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan kulit. Nutrisi ini termasuk zinc, vitamin A, dan Vitamin C. Dengan deretan nutrisi tersebut, berikut ini sejumlah manfaat brokoli untuk kesehatan:
1. Baik untuk Perawatan Kulit
Perawatan kulit tidak hanya soal wajah yang cerah, tapi juga tentang ketahanan kulit. Brokoli bisa membantu Anda mencapai tujuan tersebut. Sayuran hijau ini adalah sumber antioksidan vitamin C yang kaya.
Ditambah tembaga, zinc, vitamin K, asam folat, dan asam amino, brokoli adalah asupan yang baik untuk menjaga kesehatan kulit sekaligus daya tahan tubuh.
2. Sebagai Agen Anti-penuaan
Kandungan vitamin C bersama antioksidan lain di dalam brokoli membuatnya baik untuk mencegah penuaan dini.
Menurut dr. Arina Heidyana, memang benar brokoli disarankan untuk mengatasi anti-aging. “Brokoli kaya akan ragam antioksidan, serat, folat, dan lutein yang memang baik untuk kesehatan. Kandungan vitamin C-nya juga baik untuk kulit, terutama dalam memproduksi kolagen,” jelasnya.
Kolagen berperan dalam menjaga kekenyalan dan elastisitas kulit. Masalah kulit seperti garis-garis halus, kerutan, serta jerawat dan pigmentasi akan dapat diatasi jika makan brokoli secara teratur.
3. Sebagai Anti-kanker Kulit
Khasiat brokoli untuk kecantikan kulit berikutnya adalah mencegah kanker kulit. Pada kuntum brokoli, ada senyawa khusus yang disebut dengan sulforaphane.
Tak main-main, sulforaphane disebut-sebut bisa menjadi anti-kanker, termasuk pada beberapa jenis kanker kulit.
4. Perlindungan dari Sinar UV
Sulforaphane dalam brokoli juga menjadi agen pelindung yang kuat terhadap kerusakan akibat sinar matahari.
Kandungan ini bekerja dengan dua cara, yaitu menetralkan radikal bebas berbahaya serta mengaktifkan sistem perlindungan lain di dalam tubuh.
Dilansir dari Healthline, pada tes laboratorium, sulforaphane dapat mengurangi jumlah sel kulit yang terbunuh oleh sinar UV sebanyak 29%. Perlindungan yang dihasilkan pun bisa bertahan hingga 48 jam.
5. Mencegah Peradangan pada Kulit
Pemilik kulit sensitif akan lebih rentan terhadap peradangan. Misalnya, akibat paparan sinar matahari, reaksi alergi, serta infeksi kulit. Kabar baiknya, brokoli dapat mengatasi peradangan pada kulit, utamanya yang bertipe sensitif.
Selain itu, asam lemak omega-3 dan sifat antiinflamasi dalam brokoli akan membantu mengurangi alergi dan ruam pada kulit.
Walaupun brokoli memiliki ragam nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh, memasaknya dengan benar adalah hal yang penting. Hindari memasak brokoli terlalu matang. Selain akan terlalu lunak dan lembek, brokoli juga akan kehilangan nutrisi sehatnya.
Brokoli bisa dimakan secara langsung setelah dipotong-potong dan dicuci hingga bersih. Jika ingin dimasak, kukus, tumis, atau rebus sayuran hijau ini selama 2-3 menit. (nano)
Tinggalkan Komentar