Sukoharjonews.com – Pernahkah Anda mendengar tentang tes pohon Karl Koch? Tes Pohon dikembangkan oleh psikolog Charles Koch pada 1950-an tetapi masih banyak digunakan sampai sekarang karena keefektifannya.
Dilansir dari Namastest, Sabtu (13/5/2023), meskipun sangat sederhana, ini mengungkapkan informasi emosional yang penting tentang siapa yang melakukannya. Biasanya tes ini dibandingkan dengan tes lain untuk mendapatkan diagnosis, tetapi kami menawarkannya untuk tujuan hiburan saja. Tes pohon Karl Koch sangat mudah dilakukan.
Yang perlu Anda lakukan hanyalah menggambar pohon dengan akar, batang, dan tajuk, lalu menganalisis desain berdasarkan kriteria pengujian. Selama pengujian, Dr. Koch mengandalkan simbolisme mitologis dan totemistik pohon.
Apa sebenarnya yang dianalisis dalam Uji Pohon?
Melalui tes tersebut, dimungkinkan untuk menentukan tingkat stabilitas, kepekaan, dan kerapuhan seseorang. Dalam konteks profesional, ini bisa sangat berguna untuk mendiagnosis defisiensi kognitif dan prinsip demensia.
Sebaliknya, dalam konteks kami, ujian tersebut mewakili momen hiburan murni dan karenanya harus dipertimbangkan. Di bawah ini kami memberi Anda petunjuk sehingga Anda dapat membandingkan diri Anda dengan tes tersebut.
Mengingat bahwa satu-satunya tujuan adalah kesenangan, tidak satu pun dari informasi ini memberikan diagnosis, juga tidak menggantikan nasihat profesional.
Untuk menguji pohon Karl Koch Anda harus menggambar pohon dengan bebas, seperti yang biasa Anda lakukan, jangan mencoba memprediksi hasil apa pun.
Apakah Anda menggambarnya? Lanjutkan! Jadilah spontan dalam menggambar dan bacalah apa yang diungkapkan oleh masing-masing topik di bawah ini.
1. AKAR
Jika pohon tidak memiliki akar atau garis yang melambangkan bumi, itu dapat menunjukkan ketidakstabilan emosi dan pribadi.
Jika pohon memiliki akar, tetapi tidak proporsional dan berbentuk cabang, ini dapat mengindikasikan masalah emosional seperti kemarahan atau penarikan diri secara emosional.
2. BATANG
Jika batang pohonnya tipis, itu menandakan orang yang sangat sensitif. Ini juga merupakan indikasi stres atau faktor eksternal yang mengubah ketenangan dan kesejahteraan.
Jika belalainya sangat lebar, itu menandakan orang yang terburu nafsu, sangat emosional dan membutuhkan pengendalian diri.
Jika batangnya normal, ada keseimbangan batin yang baik. Sebaliknya, jika batangnya memiliki garis lurus, itu menandakan orang yang sangat benar di semua bidang kehidupannya. Jika belum selesai, tunjukkan orang yang mudah bergaul dan manis.
3. KIOMA
Oleh karena itu, akar dan batang menunjukkan interioritas dan emosi, sebaliknya rambut menunjukkan bagaimana seseorang berinteraksi dengan dunia.
Mahkota kecil menandakan ketidakdewasaan (anak-anak hingga usia 9 tahun biasanya menggambar mahkota kecil) dan mahkota besar menandakan orang yang sangat imajinatif dan antusias.
Jika pohon tidak memiliki tajuk, ini dapat mengindikasikan kemungkinan masalah perkembangan kognitif. Dedaunan berbentuk spiral menunjukkan orang yang komunikatif dan lembut.
Dedaunan yang dibentuk oleh cabang menunjukkan orang yang keras kepala dan impulsif. Dedaunan dengan daun menunjukkan orang yang bijak dan dedaunan dengan buah menunjukkan seseorang yang penuh dengan tujuan dan keinginan yang ingin dicapai. (nano)
Tinggalkan Komentar