Tanah Longsor Timpa Rumah di Desa Tiyaran, Bulu

Talud jalan diatas rumah Suratmin longsor pada Kamis (16/11). Longsoran tanah menimpa dinding samping milik korban yang ikut jebol tertimpa reruntuhan.

Sukoharjonews.com – Bencana tanah longsor terjadi Dukuh Tambbakrejo RT 03/01, Desa Tiyaran, Kecamatan Bulu, Sukoharjo. Longsornya tebing tersebut menimpa rumah Suratmin, 62. Saat kejadian, korban bersama keluarganya tengah santai di dalam rumah menonton televisi. Longsornya tanah tersebut menimpa dinding samping rumah.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, rumah tersebut ditinggali korban bersama keluarga anaknya Sriyanto dan istri Dwi Rahayu, serta anak Nayla. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Hanya saja, korban menderita kerugian hingga Rp50 juta. Pasalnya, tiga dinding ruangan jebol akibat terdesak puing-puing tebing yang longsor.

Menurut anak korban Sriyanto, usai longsor tersebut, keluarganya khawatir terjadi longsor susulan. Tebing yang longsor sendiri merupakan talud jalan alternatif antardesa yang dibangun oleh pemerintah. Talud yang ambrol tersebut memiliki panjang 40 meter dengan tinggi dua meter. Talud itu sendiri diketahui baru selesai dikerjakan tiga bulan yang lalu.

“Talud yang membangun pemerintah. Talud lama setinggi tiga meter sudah delapan tahun ini aman-aman saja tetapi talud baru justru ambrol,” ujarnya.



Sriyanto juga mengatakan, saat ini dinding dapur sudah retak-retak sehingga jika terjadi pergeseran tanah, dinding dapur tersebut bisa ambrol. Sriyanto mengaku dirinya dan anggota keluarga yang lain belum mengungsi. Dia juga mengaku sudah menerima bantuan pangan dan perlengkapan dapur dari PMI Sukoharjo dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo. Barang-barang bantuan itu terdiri atas beras, perlengkapan anak-anak dan peralatan kerja bakti seperti sekop, cangkul dan sebagainya.

 

Sedangkan Kepala Desa Tiyaran, Kecamatan Bulu, Sunardi mengatakan, setelah kejadian langsung dilakukan kerja bakti bersama-sama anggota TNI dan Polri. Untuk memudahkan pekerjaan, didatangkan alat berat untuk membersihkan puing-puing longsoran. “Bongkahan talud yang longsor besar-besar sehingga butuh alat berat,” ujarnya.

Hal senasa diungkapkan Kapolsek Bulu AKP Sarwoko. Menurutnya, usai longsor tersebut pihaknya langsung berkoordinasi dengan desa untuk gotong royong membersihkan puing-puing longsoran. Menurutnya, longsor yang terjadi karena hujan deras turun cukup lama di wilayah Bulu. (erlano putra)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.