Sukoharjonews.com – Brotowali, yang dikenal karena khasiatnya dalam meningkatkan kekebalan tubuh, juga sangat bermanfaat untuk mengontrol kadar gula darah dan mencegah diabetes.
Dilansir dari Healthshots, Kamis (25/6/2026), brotowali, juga dikenal sebagai guduchi atau Tinospora cordifolia, sering disebut ‘amruta’ yang berarti ‘minuman kematian’. Sejujurnya, ia pantas mendapatkan nama itu mengingat berbagai manfaat yang dapat diberikannya bagi kesehatan kita.
Faktanya, brotowali telah menjadi bagian integral dari Ayurveda India selama ribuan tahun karena khasiat obatnya. Brotowali terbukti bermanfaat dalam mengobati dan mencegah penyakit yang dapat berdampak negatif pada kesehatan kita.
Orang-orang telah menemukan kembali manfaat brotowali saat pandemi Covid, dan telah mengonsumsinya secara teratur untuk menjaga kekebalan tubuh mereka tetap optimal. Namun, seiring kita menemukan lebih banyak tentang brotowali, semakin jelas bahwa brotowali dapat sangat membantu dalam mengelola kadar gula darah.
Ya, brotowali dapat membantu Anda mencegah diabetes.
Kita menjalani kehidupan yang sangat sibuk yang seringkali mengakibatkan siklus tidur yang terganggu, tidak ada waktu makan yang tetap, dan kurangnya aktivitas fisik. Hal ini berdampak langsung pada kadar gula darah kita karena gaya hidup yang terganggu menyebabkan tubuh kita kesulitan memanfaatkan gula yang ada dalam aliran darah secara efektif untuk menghasilkan energi. Seiring waktu, hal ini dapat menyebabkan perkembangan diabetes.
Jadi, tidak diragukan lagi bahwa kadar gula darah perlu dikelola secara efisien untuk memastikan kita dapat terhindar dari diabetes. Di sini, brotowali dapat sangat membantu dengan menjaga kadar gula darah Anda tetap terkontrol, sehingga membantu Anda terhindar dari diabetes. Faktanya, sebuah studi yang diterbitkan di PubMed Central mengamati bahwa brotowali memiliki sifat anti-diabetes yang kuat.
Brotowali meningkatkan metabolisme dengan bekerja pada pencernaan (dikenal sebagai sifat pachan dalam Ayurveda). Terlebih lagi, ia juga meningkatkan penyerapan (dikenal sebagai sifat deepan dalam Ayurveda). Kedua fungsi ini, ketika dilakukan dengan lancar oleh tubuh kita, mengarah pada pengaturan kadar gula darah yang lebih baik. Selain itu, brotowali memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang berarti bahwa ia juga dapat membantu penyakit yang berhubungan dengan diabetes seperti penyembuhan luka dan fungsi ginjal.
Dalam hal konsumsi, idealnya brotowali dikonsumsi di pagi hari saat perut kosong untuk meningkatkan pencernaan. Anda dapat memilih untuk mengonsumsi jusnya, menelan kapsul kecilnya, atau mencampur bubuk brotowali dengan air hangat untuk dikonsumsi. Yakinlah, Anda akan melihat betapa bermanfaatnya untuk mengelola kadar gula darah! (nano)
Tinggalkan Komentar