Sukoharjonews.com – Dalam Islam, menjaga tubuh dari dosa adalah salah satu kewajiban seorang muslim. Hal ini karena tubuh merupakan amanah dari Allah yang harus dijaga dengan baik. Dosa dapat merusak tubuh dan jiwa seseorang, baik di dunia maupun di akhirat. Nah berikut menjaga tubuh dari dosa menurut Habib Abdullah Al-Haddad.
Dilansir dari Bincang Syariah, Rabu (29/7/2026), kita diwajibkan menjaga anggota tubuh kita untuk tidak terjerumus kepada perbuatan dosa atau kemaksiatan. Karena semua bagian anggota tubuh kita adalah amanah yang wajib kita jaga, kelak anggota tubuh kita akan menjadi saksi atas perbuatan yang kita lakukan. Allah SWT berfirman:
يَّوۡمَ تَشۡهَدُ عَلَيۡهِمۡ اَلۡسِنَـتُهُمۡ وَاَيۡدِيۡهِمۡ وَاَرۡجُلُهُمۡ بِمَا كَانُوۡا يَعۡمَلُوۡنَ
Artinya: “Pada hari, (ketika) lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.” (QS An-Nur: 24).
Al-Habib Abdullah bin Alawi Al-Haddad dalam karyanya Adab Sulukil Murid Juz 1, halaman 17, menjelaskan tentang menjaga anggota tubuh supaya tidak terjerumus kepada perbuatan maksiat. Beliau menegaskan:
وعلى المريد أن يجتهد في كف جوارحه عن المعاصي والآثام، ولا يحرك شيئا منها إلا في طاعة، ولا يعمل بها إلا شيئا يعود عليه نفعه في الآخرة
Artinya: “Wajib atas setiap “Murid” untuk bersungguh-sungguh di dalam menjaga anggota tubuhnya dari melakukan maksiat dan dosa, dan jangan menggerakkan sedikitpun dari anggota tubuhnya terkecuali terhadap ketaatan, serta tidak melakukan sesuatu dengan anggota tubuhnya terkecuali pada sesuatu yang mendatangkan manfaat untuk dirinya di akhirat”.
Penjelasan Al-Habib Abdullah bin Alawi Al-Haddad di atas memberi arahan kepada kita agar selalu berhati-hati dan waspada dalam menjalani kehidupan, jangan sampai kita melakukan kemaksiatan yang dapat merugikan kita atau merugikan orang lain. Adapun rinciannya sebagai berikut:
Pertama, menjaga semua anggota tubuh agar tidak berbuat dosa dan maksiat. Contohnya, mulut tidak digunakan untuk mencela dan mencaci orang lain. Tangan tidak digunakan untuk mengambil hak orang lain. Kaki tidak melangkah untuk berbuat zalim kepada orang lain.
Kedua, menggunakan semua anggota tubuh di dalam ketaatan kepada Allah SWT. Ketika kita masih diberikan kesehatan gunakanlah kesehatan tubuh kita untuk berbakti kepada Allah, dengan memperbanyak melakukan ibadah, seperti shalat, puasa, bersedekah dan yang lainnya.
Ketiga, tidak menggunakan anggota tubuh terkecuali di dalam perkara-perkara yang dapat mendatangkan kemanfaatan bagi kehidupan di Akhirat. Contohnya, kita gemar atau sering membantu orang yang sedang mengalami musibah atau orang yang membutuhkan uluran tangan kita.
Demikian penjelasan terkait menjaga tubuh dari dosa Menurut Habib Abdullah Al-Haddad. Wallahu A’lam Bissawab. (nano)
Tinggalkan Komentar