Sekdes PNS Resmi Ditarik Dari Desa

Pemkab Sukoharjo resmi menarik Sekretaris Desa (Sekdes) PNS dari desa. Selanjutnya Sekdes PNS tersebut ditempatkan di kecamatan masing-masing.

Sukoharjonews.com – Pemkab Sukoharjo resmi menarik keberadaan Sekretaris Desa (Sekdes) PNS dari desa. Untuk sementara, para Sekdes PNS tersebut ditempatkan di kecamatan masing-masing sembari menunggu penataan Struktur Organisasi Perangkat Daerah (SOTK. Surat penarikan Sekdes PNS diteken Bupati Sukoharjo H Wardoyo Wijaya SH MH per 21 November lalu.

“Surat sudah saya tandatangani per 21 November. Seharusnya langsung ditindaklanjuti oleh Organisasi Perangkat Desa (OPD) terkait,” ungkap Bupati.

Dikatakan Bupati, untuk selanjutnya desa melakukan pengisian kekosongan posisi Sekdes tersebut bersama Perangkat Desa (Perdes) lain yang juga kosong. Terkait teknisnya, Bupati mengaku ditangani oleh Bagian Pemerintahan Desa. Yang jelas, Wardoyo meminta para Kepala Desa (Kades) tidak bermain-main dalam pengisian kekosongan Perdes tersebut.

“Saya sudah mengingatkan. Jangan sampai terkena masalah karena Satgas Saber Pungli bisa melakukan pengawasan,” tandasnya.



Sedangkan Kepala Bagian Pemerintahan Desa Pemkab Sukoharjo Setyo Aji Nugroho mengatakan, di Kabupaten Sukoharjo terdapat 150 desa. Dari jumlah tersebut, Sekdes PNS hanya sebanyak 107 orang. Sedangkan untuk sisanya yang sebanyak 43 desa lainnya jabatan masih diisi oleh Sekdes non-PNS dan belum habis masa jabatannya.

“Jadi, hanya ada 107 Sekdes PNS yang ditarik karena yang lainnya berstatus Sekdes non-PNS,” ujar Aji.

Aji juga membenarkan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Penarikan Sekdes PNS tersebut sudah diteken Bupati pada 21 November lalu. Untuk selanjutnya, desa tinggal mempersiapkan proses pengisian kekosongan jabatan Sekdes dan Perdes lainnya. Aji berharap proses pengisian Sekdes dan Perdes lainnya berjalan lancar.

“Sepenuhnya wewenang Kades dan Camat. Kabupaten hanya menyiapkan regulasinya saja dan melakukan monitoring,” ungkap mantan Camat Nguter tersebut.

Dia menambahkan, pengisian kekosongan Perdes dipercepat dari rencana semua tahun 2018 menjadi akhir tahun ini. Diharapkan, pada bulan Desember mendatang semua kekosongan Perdes sudah bisa terisi seluruhnya. Terkait hal itu, Aji mengaku pengumuman pengisian Perdes akan segera dikeluarkan oleh desa. (erlano putra)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.