Sukoharjonews.com – BPJS Ketenagakerjaan jemput bola dengan datang ke Gedung Serba Guna Sritex untuk memberikan layanan kepada ribuan eks karyawaan Sritex yang mengurus Jaminan Hari Tua (JHT). Layanan tersebut diberikan secara bertahap selama beberapa ke depan.
Kegiatan tersebut dipantau langsung Dirut BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo. TerpantauBupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama Wakil Bupati, Eko Sapto Purnomo juga menyempatkan diri hadir dalam proses tersebut.
Dalam kesempatan itu, ribuan eks karyawan mengisi data yang telah disiapkan oleh BPJS Ketenagakerjaan yang membuka 10 meja pelayanan di Gedung Serba Guna Sritex. Rencananya pelayanan itu akan dibuka selama 8 hari kerja dimana dalam sehari akan melayani seribu eks karyawan Sritex.
“Kami akan melayani langsung untuk mempermudah pelayanan dengan datang ke Sritex,” ujar Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Anggoro Eko Cahyo.
“Ada 10 meja yang disiapkan di sini untuk melayani kurang lebih 8.000 an eks karyawan Sritex yang terkena PHK selama 8 hari kerja. Jadi dalam sehari itu akan melayani seribu orang,” sambungnya.
Setelah data tersebut masuk selanjutnya akan dibawa ke Kantor Cabang BPJS di Solo untuk diproses lebihlanjut dan dalam 2-3 hari diharapkan mereka sudah menerima JHT nya di rekening masing-masing.
“Tadi kami sempat bertanya pada karyawan yang ada di sini, rata-rata masa kerja mereka antara 17 tahun ada juga yang 20 tahun. Uang yang mereka terima juga bervariasi nantinya ada yang Rp17 juta ada juga yang Rp 20 juta,” ungkapnya.
Terkait dengan dana yang disiapkan untuk eks karyawan Sritex ini, Cahyo mengatakan total sebesar Rp125 miliar. Pihaknya berharap dengan pencairan ini dapat membantu eks karyawan Sritex untuk memenuhi kebutuhan, khususnya selama bulan ramadan dan Lebaran nanti.
Disisi lain, Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengatakan, Pemkab melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja akan memfasilitasi terkait dengan informasi-informasi lowongan pekerjaan di perusahaan yang ada di Sukoharjo dan sekitarnya pada eks karyawan.
Disinggung tentang rencana pekerja akan kembali dipekerjakan oleh investor baru nanti, Bupati mengaku senang. “Kami senang jika itu terwujud artinya para karyawan ini bisa bekerja kembali dan ekonomi di sekitar sini kembali hidup kembali,” ujar Bupati. (nano)
Tinggalkan Komentar