Sukoharjonews.com – Kulit kepala kering bisa menyebabkan sensasi gatal-gatal. Bahkan saking keringnya, kulit kepala kerap sampai terkelupas yang tentunya meninggalkan sensasi tidak nyaman. Ternyata penyebab kulit kepala kering dan terkelupas sangat bervariasi.
Dilansir dari diricare, Rabu(5/6/2024), keluhan gatal-gatal, kering, dan mengelupas di sekitar kulit kepala, cari tahu dahulu sumber penyebabnya agar bisa memberikan penanganan yang tepat. Berikut ini daftar faktor penyebab kulit kepala jadi kering dan mengelupas.
1. Dermatitis Kontak
Dermatitis merupakan penyakit kulit yang lumrah dialami siapa saja dan gejalanya cukup mudah terdeteksi. Secara umum kulit penderita dermatitis akan terasa kering, gatal, berwarna merah-merah seperti terbakar, mengelupas, atau nampak seperti melepuh.
Kulit yang berubah kemerahan dan terasa gatal setelah mengalami kontak dengan sumber alergi terindikasi ke dalam dermatitis kontak.
Sumber alergi dapat berupa produk kecantikan seperti kosmetik, sampo, sabun, semir rambut, dan parfum. Namun, obat-obatan, latex, dan logam juga bisa menyebabkan dermatitis kontak jika jenis kulit tergolong sangat sensitif.
2. Dermatitis Seboroik
Sedangkan dermatitis seboroik adalah penyakit kulit yang menyebabkan kulit memerah, terasa seperti berminyak, dan permukaan kulit jadi bersisik. Umumnya dermatitis seboroik muncul di area kulit kepala, alis, janggut, dan di bagian nasolabial.
Faktor yang memunculkan dermatitis seboroik bisa berasal dari stress, mengonsumsi obat-obatan, kondisi kesehatan, genetik, cuaca yang terlalu panas atau terlalu dingin. Orang yang mengalami dermatitis seboroiknya seringnya adalah bayi berusia di bawah tiga bulan dan orang dewasa berusia 30 tahun ke atas.
3. Ketombe
Ketombe merupakan salah satu gejala dermatitis seboroik yang muncul di kulit kepala. Di sisi lain dermatitis seboroik tidak hanya muncul di kulit kepala saja, tapi juga bisa muncul di bagian tubuh lainnya seperti yang sudah disebutkan di atas.
Ketombe menyebabkan kulit kepala jadi gatal dan mengelupas. Penyebab utama di balik kemunculan ketombe adalah jamur Malassezia. Jamur ini berkembang biak akibat sebum berlebih di kulit kepala.
Faktor lain yang bisa mendatangkan ketombe meliputi stress, terlalu sering atau terlalu jarang mencuci rambut, sampo yang masih tersisa di kulit kepala, cuaca dingin, dan alergi dengan produk rambut tertentu. Namun, pada beberapa kasus, ketombe juga bisa muncul karena suatu penyakit, yaitu Parkinson.
4. Psoriasis
Penyakit kulit psoriasis merupakan inflamasi kulit kronis yang bisa menyebabkan kulit kemerahan. Gejalanya berupa kulit yang terasa sangat gatal, menebal hingga membentuk plak, dan ada ruam kemerahan yang bisa menyebabkan kulit ikut terkelupas.
Psoriasis sering muncul di sekitar rambut, kepala, kening, telinga, atau leher. Penyakit ini merupakan efek samping dari penyakit autoimun. Akan tetapi, stress, faktor lingkungan, alergi, cuaca dingin dan kering juga bisa menyebabkan psoriasis.
Pada beberapa kasus, penyakit psoriasis bisa merontokkan rambut secara tiba-tiba, sehingga memerlukan penanganan khusus oleh dokter.(patrisia argi)
Tinggalkan Komentar