PDI Perjuangan Bentuk Pasukan Cyber Juang, Ini yang Akan Mereka Lakukan

Pelatihan Pasukan Cyber Juang di Kantor DPC PDI Perjuangan Sukoharjo, Selasa (10/4).

Sukoharjonews.com (Bendosari) –  PDI Perjuangan Sukoharjo mengerahkan Pasukan Cyber Juang yang bakal berselancar di dunia maya. Tim tersebut sudah mengikuti pelatihan dan akan mengelola akun di berbagai media sosial untuk menggenjot sosialisasi-sosialisasi.

Trainer DPD PDI Perjuangan Jateng, Tri Rahmadi menjelaskan, Pasukan Cyber Juang akan memaksimalkan keberadaan media sosial mulai dari Facebook, Twitter, Instagram hingga Whatsapp. Menurutnya, mulai saat ini anggota Fraksi PDI Perjuangan dan setiap struktural partai akan aktif mengoperasikan akun berbagai media sosial.

“Seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan dan struktural partai paling tidak di jajaran PAC harus mengaktifkan akun media sosial,” kata Tri Rahmadi usai memberi materi dalam Training of Trainer di Kantor DPC PDI Perjuangan Sukoharjo, Selasa (10/4).

Dia mengatakan, Pasukan Cyber Juang ini akan melakukan sosialisasi-sosialisasi di kalangan warga yang gemar bersosial media. Mereka bertugas menyampaikan program-program kepartaian baik ke kader-kader partai maupun masyarakat luas melalui media sosial. “Pasukan Cyber Juang ini akan membangun opini yang dikontrol dari DPD PDI Perjuangan Jateng. Jadi nanti seluruh postingan akan seragam dan bukan menurut persepsi pribadi masing-masing,” jelasnya.

Tri Rahmadi menambahkan, pemanfaatan media sosial ini juga akan menjadi sarana dalam menyampaikan instruksi partai baik dari DPD maupun DPP DPI Perjuangan. Selain itu, Pasukan Cyber Juang ini dibentuk juga dalam rangka menghadapi pemilu yang akan datang. “Termasuk dalam proses pemenangan Pilkada dan Pileg/Pilpres,” imbuhnya.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Sukoharjo, Wawan Pribadi menambahkan, Training of Trainer tersebut diikuti seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sukoharjo dan pengurus PAC. Pihaknya menyatakan, kader banteng di Sukoharjo siap melaksanakan tugas Cyber Juang. “Sudah saya sampaikan ke PAC agar program ini diteruskan ke ranting-ranting untuk segera ditindaklanjuti,”imbuhnya.

Terkait apakah mereka juga bertugas melawan berita hoax di media sosial, Wawan mengatakan, akun yang bersifat kelembagaan tidak untuk dalam hal itu. “Intinya ini sebagai sarana informasi dan untuk menyampaikan program-program yang dilaksanakan PDI Perjuangan termasuk mempererat silaturahmi. Soal hoax pakai akun pribadi dan sebenarnya hoax tidak perlu ditanggapi berlebih,” katanya. (Sofarudin)

 

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.