Sukoharjonews.com – Zonsen Cube 150 langsung menarik perhatian sejak pandangan pertama, memadukan kelincahan skuter dengan proporsi “minibike”. Hasilnya adalah kendaraan ringkas berbentuk kotak yang mengusung mesin 150cc berpendingin cairan dan transmisi otomatis CVT.
Dilansir dari Greatbiker, Jumat (25/9/2026), nama lengkap sepeda motor ini adalah Zonsen ZS150 Rubik’s Cube. Versi aslinya baru-baru ini dipamerkan di ajang MForce Motor Show 2026 di Malaysia, dengan spesifikasi mengesankan yang mencakup mesin bertenaga 15,6 tenaga kuda, ABS “dual-channel”, TCS, rem cakram depan dan belakang, serta ketinggian jok yang rendah, hanya 720 mm.
Dirancang layaknya “Rubik’s Cube” (Kubus Rubik) di atas dua roda
Daya tarik utama Cube 150 terletak pada tampilannya yang sangat unik dan berbeda dari kebanyakan skuter lain yang ada di pasaran.
Bodi motor ini dibentuk dari lapisan garis-garis bersudut tajam—mulai dari bagian depan dan lampu utama hingga fairing samping—serta dilengkapi beberapa komponen transparan yang memberikan kesan lebih mirip produk gaya hidup atau gadget ketimbang sepeda motor konvensional.
Proporsi keseluruhannya mirip dengan “minibike” seperti Honda Grom atau Monkey, namun perbedaan utamanya adalah Cube 150 menggunakan transmisi otomatis CVT; Anda cukup memutar tuas gas dan langsung berkendara tanpa perlu repot memindahkan gigi.
Mesin 150cc ini menghasilkan tenaga sebesar 15,6 tenaga kuda
Sektor dapur pacunya mengandalkan mesin 149cc, satu silinder, empat langkah, dengan sistem pendingin cairan.
Mesin ini mampu menghasilkan tenaga maksimum 15,6 tenaga kuda pada putaran 8.500 rpm dan torsi puncak 14,5 Newton-meter pada 6.500 rpm.
Tenaga disalurkan melalui transmisi otomatis CVT dan sabuk penggerak, dengan kecepatan tertinggi yang tercatat mencapai sekitar 99 km/jam. Dibandingkan dengan kendaraan lain yang lebih kecil, kapasitas mesin ini memadai untuk penggunaan di dalam kota maupun di jalan raya utama, yang membutuhkan akselerasi lebih baik dibandingkan skuter berkapasitas 110-125cc.
Posisi joknya sangat rendah, hanya 720 mm
Angka lain yang sangat mencolok adalah ketinggian jok yang hanya 720 mm.
Tinggi ini tergolong lebih rendah dibandingkan kebanyakan skuter pada umumnya, sehingga memudahkan pengendara berpostur lebih pendek untuk menapakkan kaki ke tanah.
Kendaraan ini memiliki dimensi sebagai berikut:
– Panjang 1.725 mm.
– Lebar 755 mm.
– Tinggi 990 mm.
– Jarak sumbu roda 1.220 mm.
– Tinggi jok 720 mm.
– Jarak terendah ke tanah: 105 mm.
– Berat 120 kg.
Dengan jarak sumbu roda hanya 1.220 mm dan panjang bodi kurang dari 1,8 meter, keunggulan Cube 150 terletak pada kelincahannya, kemudahan melakukan putar balik, serta kemampuan bermanuver di ruang yang sempit.
Ban lebar berukuran 12 inci memberikan karakter tersendiri pada minibike ini
Zonsen menggunakan roda berukuran 12 inci baik di depan maupun belakang, dengan ban berukuran 100/80-12 di depan dan 120/70-12 di belakang.
Ban yang tergolong lebar dibandingkan ukuran kendaraannya menciptakan proporsi “fat tire” (ban gemuk), membuat Cube 150 tampak padat dan lebih menyerupai minibike ketimbang skuter pada umumnya.
Kembangan bannya juga dirancang dengan tampilan “all-terrain” (segala medan), cocok untuk digunakan di berbagai permukaan jalan perkotaan.
ABS “dual-channel” dengan TCS
Meskipun ukurannya kecil, fitur keselamatannya dinilai melampaui standar minibike pada umumnya.
Sistem pengeremannya menggunakan rem cakram pada roda depan dan belakang dengan kaliper 2-piston, serta dilengkapi dengan ABS “dual-channel”.
Selain itu, terdapat “Traction Control System” (TCS) untuk membantu mengontrol putaran roda belakang saat berakselerasi di permukaan jalan dengan traksi rendah.
Penyertaan ABS dan TCS baik di depan maupun belakang menjadi salah satu fitur paling menarik dari Cube 150, mengingat kisaran harganya.
Suspensi belakang dengan “dual shock absorber” dan “preload” yang dapat disesuaikan
Suspensi depannya menggunakan jenis garpu teleskopik konvensional. Bagian belakang menggunakan “dual shock absorber” dengan sistem pengaturan “preload”, yang memungkinkan penyesuaian berdasarkan bobot pengendara, penumpang, atau barang bawaan.
Pendekatan ini selaras dengan karakter kendaraan yang mengutamakan kesederhanaan namun tetap serbaguna untuk penggunaan sehari-hari.
Lampu LED penuh dengan layar LCD
Sistem pencahayaannya menggunakan LED, dengan bentuk lampu yang dirancang untuk melengkapi desain bodi yang berbentuk kotak.
Panel instrumennya menampilkan layar LCD digital yang menyajikan informasi berkendara penting, tanpa berfokus pada teknologi TFT ataupun konektivitas smartphone.
Dengan demikian, konsep utama kendaraan ini tetap berfokus pada desain, kelincahan, dan fungsi dasar yang praktis, alih-alih mengandalkan banyak perangkat elektronik.
Tangki bahan bakar besar berkapasitas 7,5 liter
Meskipun ukurannya kecil, kendaraan ini dilengkapi dengan tangki bahan bakar berkapasitas 7,5 liter. Ukuran ini tergolong cukup besar untuk kendaraan sekelas “minibike” dan membantu mengurangi frekuensi pengisian bahan bakar saat digunakan sehari-hari.
Tata letak mesin dan transmisi skuter ini juga membuat pengendara tidak perlu repot memindahkan gigi atau mengoperasikan kopling, sehingga kendaraan ini lebih mudah digunakan oleh berbagai kalangan dibandingkan “minibike” bertransmisi manual.
Harga di China
Harga Zonsen Cube 150 di China tercatat sebesar 11.288 yuan, atau setara dengan sekitar Rp30,1 jutaan.
Zonsen Cube 150 menarik bukan hanya karena tenaganya, tetapi juga karena memadukan mesin 150cc bertenaga 15,6 daya kuda, transmisi CVT, ABS “dual-channel”, dan TCS ke dalam bodi seukuran “minibike” dengan tinggi jok rendah hanya 720 mm, serta desain yang membuatnya tampil beda dari skuter lain di pasaran.
Kendaraan ini baru saja dipamerkan di Malaysia, sementara di Vietnam, beredar kabar bahwa pihak distributor sedang mempertimbangkan untuk mengimpornya. Belum ada pengumuman resmi mengenai penjualan di negara lainnya. (nano)
Tinggalkan Komentar