Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Jumlah orang tanpa gejala (OTG) Corona di Sukoharjo melonjak signifikan. Pasalnya, data per 24 April jumlah OTG naik menjadi 189 orang karena ada tambahan OTG baru sebanyak 66 orang dari data sebelumnya. Dari 189 OTG tersebut, sebanyak 37 orang selesai pemantauannya sehingga masih 152 orang yang dipantau petugas.
Berdasarkan data Instagram Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, 66 OTG baru tersebut sebagian besar dari Kecamatan Mojolaban sebanyak 64 orang dan dua lainnya dari Kecamatan Baki. Secara kumulatif, dari 189 OTG tersebut tersebar di delapan kecamatan dimana jumlah terbanyak ada di Kecamatan Mojolaban sebanyak 73 orang. Setelah itu disusul Kecamatan Grogol 45 orang (37 selesai pemantauan), Kartasura 31 orang.
Selain itu, Kecamatan Baki sebanyak 22 orang, Kecamatan Nguter 12 orang, Kecamatan Bulu dua orang, Kecamatan Sukoharjo dua orang, dan Kecamatan Bendosari dua orang. “Empat kecamatan yang masih terbebas dari OTG masing-masing Kecamatan Weru, Tawangsari, Polokarto, dan Gatak,” jelas Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Sabtu (25/4/2020).
Seperti diketahui, naiknya OTG tersebut dikarenakan munculnya jumlah kasus positif Corona di Sukoharjo. Saat ini, terdapat 23 kasus positif Corona yang tersebar di lima kecamatan. Masing-masing Kecamatan Grogol delapan kasus, Baki lima kasus, Nguter empat kasus, Mojolaban dan Kartasura masing-masing tiga kasus positif. Hingga saat ini, sudah ada tiga pasien positif yang meninggal dunia. (erlano putra)
Tinggalkan Komentar