Jembatan Permanen Lengking-Tanjung Segera Terwujud

Pembangunan jembatan permanen penghubung Desa Lengking, Bulu dan Desa Tanjung, Nguter sudah mencapai 19%. Pembangunan ditarget selesai akhir Desember mendatang.

Sukoharjonews.com – Impian warga Desa Lengking, Kecamatan Bulu dan Desa Tanjung, Kecamatan Nguter segera terwujud. Pasalnya, saat ini pembangunan jembatan permanen yang membentang diatas Sungai Bengawan Solo sudah dikerjakan. Jembatan penghubung dua desa beda kecamatan tersebut sudah mencapai 19%.

“Warga sudah sejak lama mengharapkan jembatan permanen. Selama ini warga hanya mengandalkan jembatan sesek dari bambu,” ujar warga Lengking, Cipto, Senin (9/10).

Dia mengatakan, proyek jembatan tersebut sudah dimulai beberapa waktu lalu. Saat ini sudah beberapa pilar jembatan terpasang. Warga dia dua desa sendiri menyambut baik pembangunan jembatan permanen tersebut. Pasalnya, jembatan sesek yang jadi andalan warga sempat hanyut saat musim hujan beberapa tahun lalu..

Dengan pembangunan jembatan permanen, ujarnya, warga tidak perlu khawatir lagi jembatan akan hanyut. ”Selama ini jembatan sesek selalu hanyut ketika musim hujan dan arus sungai menjadi deras. Bahkan, setelah sempat hanyut, jembatan dibiarkan tidak dibangun ulang karena bianya besar hingga akhirnya warga melakukn swadaya.

Cipto mengaku bersama warga lainnya ikut memantau pembangunan jembatan lengking tersebut. Hal itu sebagai wujud rasa senang warga atas pembangunan jembatan permanen yang sudah diimpikan warga sejak lama. Dari pantauan di lokasi, ukuran jembatan permanen cukup besar untuk dilintasi warga sehari–hari termasuk kendaraa roda empat.

Terpisah, Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sukoharjo Jumadi mengatakan, pengerjaan jembatan lengking sampai saat ini sudah 19%. Jumadi optimistis untuk pengerjaan minggu ini bisa selesai 25%. ”Kita optimis sesuai jadwal karena progres pekerjaan cukup bagus. Rangka–rangka juga sudah datang,” kata Jumadi.

Jumadi juga mengatakan, pengerjaan proyek tersebut dideadline selesai pada Desember mendatang. Pasalnya, sesuai kontrak pengerjaannya selama 150 hari. Proyek tersebut dianggarkan Rp14,885 miliar dan setelah lelang tercapai angka Rp12,464 miliar. Meski sudah memasuki musim hujan, Jumadi tetap yakin pengerjaan sesuai jadwal yang ditetapkan. (erlano putra).

 

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.