Insta360 Luna Pro Meluncur dengan Kemampuan Perekaman Vertikal 4K dan Mode Pelacakan Kepala

Insta360 Luna Pro. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Menyusul peluncuran Luna Ultra awal tahun ini, Insta360 mengumumkan kamera gimbal kedua yang diberi nama Luna Pro. Kamera ini menanggalkan lensa kedua yang ada pada model Ultra demi penggunaan satu sensor berukuran 1 inci, dan Insta360 mengklaimnya sebagai kamera gimbal pertama di industri yang mampu melakukan perekaman vertikal 4K. Harganya dipatok sebesar 3.399 yuan atau Rp8,9 jutaan.

Dilansir dari Gizmochina, Rabu (26/8/2026), klaim mengenai perekaman vertikal ini berkaitan dengan resolusi. Insta360 menyatakan bahwa Luna Pro merekam dalam kualitas 8K namun tetap mempertahankan resolusi 4K saat kamera diposisikan secara vertikal. Hal ini penting karena sebagian besar kamera gimbal mengalami penurunan resolusi begitu orientasinya diubah. Sebagai perbandingan, DJI Osmo Pocket 4 memiliki batas maksimal 3K dalam mode vertikal, dan bahkan model kelas atas Osmo Pocket 4P pun tidak melampaui batasan tersebut.

Luna Pro menggunakan sensor Sony 1 inci untuk merekam video 4K pada kecepatan 30fps dalam format bingkai 9:16. Kamera ini juga dilengkapi fitur pelacakan berbasis AI dan stabilisasi tiga sumbu untuk memastikan subjek tetap berada dalam bingkai yang tepat saat Anda merekam secara vertikal.

Kamera ini menggunakan lensa Leica Summicron F1.8—mitra optik yang sama dengan yang digunakan pada Luna Ultra—dan memiliki rentang dinamis (dynamic range) hingga 14 stop. Kamera ini mendukung zoom hingga 4x, di mana pembesaran 2x pertama dilakukan tanpa kehilangan kualitas (lossless). Di luar itu, model AI internal mengambil alih pemrosesan gambar untuk membantu menjaga kualitas gambar.

Terkait warna, Luna Pro menyertakan tiga preset Leica—Chrome, Natural, dan Vivid—serta enam filter sinematik. Anda juga dapat membagikan pengaturan warna Anda kepada orang lain melalui kode QR, tanpa perlu menyalinnya secara manual.

Untuk foto potret, kamera ini mampu mendeteksi kontur wajah dan tekstur kulit secara real-time, menghaluskan kulit sekaligus mempertahankan detail wajah. Anda dapat mengatur intensitas efek kecantikan, penghalusan kulit, dan pencerahan secara terpisah.

Perangkat ini juga dilengkapi sensor suhu warna internal yang mengukur cahaya di sekitar dan menyesuaikan white balance secara otomatis. Insta360 menyatakan bahwa fitur ini membantu menjaga konsistensi warna kulit saat beralih antara pencahayaan dalam ruangan yang hangat dan cahaya alami (siang hari). Perusahaan juga menambahkan algoritma AI untuk berbagai warna kulit yang dirancang untuk mencegah tampilan wajah yang tampak pucat atau pudar akibat penerapan efek pemutihan yang sama pada warna kulit yang berbeda.

Seperti Luna Ultra, Luna Pro memiliki remote layar sentuh yang dapat dilepas dan digunakan sebagai pengendali nirkabel. Remote ini mendukung transmisi gambar dari jarak hingga 20 meter dan memberikan kendali penuh atas kamera, sementara mikrofon nirkabel internalnya mampu merekam audio dari jarak jauh.

Anda juga mendapatkan aksesori pelacak gerakan kepala (head-tracking) opsional yang dapat melacak gerakan kepala pengguna dan menggerakkan gimbal secara otomatis mengikuti gerakan tersebut, mirip dengan POV Head Tracker yang tersedia untuk Luna Ultra.

Luna Pro memiliki kapasitas baterai 1.550 mAh yang sama dengan model saudaranya yang lebih besar, dengan daya tahan perekaman hingga empat jam. Pengisian daya cepat dapat mengisi baterai hingga 80% dalam waktu 23 menit, dan perangkat ini juga dilengkapi penyimpanan internal sebesar 47 GB. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar